Adakah Negara ASEAN yang Menjadi Sekutu Israel?
Minggu, 10 Desember 2023 - 11:30 WIB
loading...
Adakah negara ASEAN yang menjadi sekutu Israel? Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Konflik bersenjata yang terjadi di Jalur Gaza tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Sebaliknya, Israel telah memperluas serangan daratnya ke bagian selatan Jalur Gaza dengan menyerang Khan Younis sejak gagalnya upaya untuk memperpanjang gencatan senjata pekan lalu.
Ditengah konflik yang konflik bersenjata yang telah menimbulkan krisis kemanusiaan itu, sekutu kental Israel Amerika Serikat (AS) dengan tegas menolak upaya gencatan senjata di Jalur Gaza dengan menggunakan hak vetonya di Dewan Keamanan PBB.
Selain Amerika Serikat (AS), Israel memiliki sekutu yang loyal terutama negara-negara Barat. Namun adakah negara yang menjadi sekutu Israel di wilayah Asia, khususnya negara anggota ASEAN?
Hingga saat ini, tidak ada negara ASEAN yang secara resmi menyebut diri mereka sebagai sekutu negara Zionis itu. Meski begitu, diketahui beberapa negara ASEAN mendukung dan memiliki hubungan diplomatik dengan Israel serta telah menjalin kemitraan dan kerja sama di berbagai bidang.
Berikut adalah daftar negara ASEAN yang mendukung Israel
Singapura mengakui kedaulatan Israel sebagai sebuah negara sejak 1969. Negara ini lantas menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dimulai pada tahun 1970. Singapura dan Israel memiliki kerjasama di bidang pertahanan, perdagangan, teknologi, dan pendidikan. Kedua negara tersebut saling membutuhkan dan menjalin hubungan kerjasama yang harmonis hingga sekarang ini.
Meski begitu, Singapura juga menjadi negara yang menolak penindasan. Singapura pun juga mendukung solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.
Filipina juga termasuk negara yang mendukung negara Israel. Filipina bahkan satu-satunya negara Asia yang mendukung pembentukan negara Israel pada 1947 di PBB.
Kedua negara tersebut telah menandatangani perjanjian persahabatan sejak 26 Februari tahun 1958. Kerja sama kedua negara terjalin dalam bidang ekonomi, teknologi, militer, pertanian, dan budaya.
Hubungan diplomatik keduanya semakin erat setelah kedutaan besar Israel di Manila dan kedutaan besar Filipina di Tel Aviv dibuka pada tahun 1962.
Ditengah konflik yang konflik bersenjata yang telah menimbulkan krisis kemanusiaan itu, sekutu kental Israel Amerika Serikat (AS) dengan tegas menolak upaya gencatan senjata di Jalur Gaza dengan menggunakan hak vetonya di Dewan Keamanan PBB.
Selain Amerika Serikat (AS), Israel memiliki sekutu yang loyal terutama negara-negara Barat. Namun adakah negara yang menjadi sekutu Israel di wilayah Asia, khususnya negara anggota ASEAN?
Hingga saat ini, tidak ada negara ASEAN yang secara resmi menyebut diri mereka sebagai sekutu negara Zionis itu. Meski begitu, diketahui beberapa negara ASEAN mendukung dan memiliki hubungan diplomatik dengan Israel serta telah menjalin kemitraan dan kerja sama di berbagai bidang.
Negara-negara ASEAN yang Mendukung Israel
Berikut adalah daftar negara ASEAN yang mendukung Israel
1. Singapura
Singapura mengakui kedaulatan Israel sebagai sebuah negara sejak 1969. Negara ini lantas menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dimulai pada tahun 1970. Singapura dan Israel memiliki kerjasama di bidang pertahanan, perdagangan, teknologi, dan pendidikan. Kedua negara tersebut saling membutuhkan dan menjalin hubungan kerjasama yang harmonis hingga sekarang ini.
Meski begitu, Singapura juga menjadi negara yang menolak penindasan. Singapura pun juga mendukung solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.
2. Filipina
Filipina juga termasuk negara yang mendukung negara Israel. Filipina bahkan satu-satunya negara Asia yang mendukung pembentukan negara Israel pada 1947 di PBB.
Kedua negara tersebut telah menandatangani perjanjian persahabatan sejak 26 Februari tahun 1958. Kerja sama kedua negara terjalin dalam bidang ekonomi, teknologi, militer, pertanian, dan budaya.
Hubungan diplomatik keduanya semakin erat setelah kedutaan besar Israel di Manila dan kedutaan besar Filipina di Tel Aviv dibuka pada tahun 1962.
Lihat Juga :