Turki Sebut AS Kini Dikucilkan dalam Masalah Gaza setelah Veto Resolusi DK PBB

Minggu, 10 Desember 2023 - 01:30 WIB
loading...
Turki Sebut AS Kini...
Warga Palestina menggelar salat jenazah di dekat rumah sakit di Deir al Balah, Jalur Gaza, 8 Desember 2023. Foto/AP
A A A
ANKARA - Amerika Serikat (AS) kini dibiarkan sendirian dalam masalah Gaza setelah negara itu memblokir pengesahan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB yang menuntut gencatan senjata di Jalur Gaza.

Menteri Luar Negeri Turki Fidan menjelaskan hal itu pada Jumat (8/12/2023).

“Teman-teman kami sekali lagi menyatakan Amerika kini sendirian dalam masalah ini, terutama dalam pemungutan suara yang diadakan di PBB hari ini,” tegas Fidan kepada Anadolu dan stasiun televisi nasional Turki TRT dalam wawancara eksklusif di AS.

Fidan berada di ibu kota AS, Washington DC, bersama para menlu negara sahabat setelah mereka ditugaskan dalam pertemuan puncak luar biasa gabungan Arab-Islam bulan lalu untuk mendesak gencatan senjata di Gaza, yang telah diserang Israel selama lebih dari dua bulan.

KTT tersebut mengamanatkan para menteri luar negeri Turki, Palestina, Arab Saudi, Indonesia, Mesir, Yordania, Qatar dan Nigeria untuk mengambil tindakan internasional guna menghentikan perang di Gaza dan mencapai perdamaian abadi.

Komite tersebut bertemu secara terpisah dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, serta lembaga think tank, organisasi media, dan politisi.

Dalam pertemuannya dengan Blinken, Fidan mengatakan kelompok tersebut, yang “hampir menjadi juru bicara dan penafsir” opini publik dunia, “terus terang” mengungkapkan tragedi di Gaza dan dampaknya.

Amerika Tak Berdaya Hadapi Isu Israel


Beralih ke veto AS terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai Gaza, Fidan mengatakan, "Seperti yang kami ungkapkan dalam pertemuan kami hari ini, sistem politik Amerika sekarang tidak berdaya dalam isu-isu yang berkaitan dengan Israel. Oleh karena itu, Israel bertindak ceroboh dalam isu ini dan melanjutkan tindakan penindasannya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved