Hamas: Operasi Badai Al-Aqsa Adalah Kelanjutan Intifada untuk Pembebasan Palestina
Sabtu, 09 Desember 2023 - 19:32 WIB
loading...
Hamas mengklaim Operasi Badai Al-Aqsa sebagai kelanjutan intifada. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Gerakan perlawanan Palestina Hamas mengatakan Operasi Badai Al-Aqsa adalah kelanjutan dari Intifada (pemberontakan) heroik yang dimulai lebih dari tiga dekade lalu. Operasi Badai Al-Aqsa itu akan menghasilkan pembebasan penuh atas Palestina dan berakhirnya pendudukan Israel.
Hamas mengatakan peringatan 36 tahun Intifada Batu, juga dikenal sebagai Intifada Pertama, yang melibatkan demonstrasi massal dan bentrokan sengit yang terjadi di seluruh wilayah Palestina pada tahun 1987 setelah empat pemuda Palestina dibunuh oleh tentara Israel di sebuah pos pemeriksaan di Gaza serta penembakan hingga tewas seorang anak laki-laki berusia 17 tahun selama protes tidak bersenjata.
Intifada kedua dimulai pada tahun 2000 dan dikenal sebagai Intifada al-Aqsa. Hal ini dipicu oleh kunjungan mantan perdana menteri Israel Ariel Sharon ke kompleks Masjid al-Aqsa.
“Peringatan Intifada Batu pada 8 Desember 1987, terjadi di tengah agresi Nazi yang dilancarkan pendudukan Zionis terhadap rakyat kami di Jalur Gaza selama lebih dari dua bulan, yang belum berhasil mencapai apa pun,” kata Hamas, dilansir Press TV.
“Intifada Batu merupakan tonggak penting dalam sejarah perjuangan rakyat kami yang sedang berlangsung. Percikannya memancar dari tanah kebanggaan Gaza dan apinya menyebar ke seluruh pelosok negara," ungkap Hamas.
Hamas mengatakan peringatan 36 tahun Intifada Batu, juga dikenal sebagai Intifada Pertama, yang melibatkan demonstrasi massal dan bentrokan sengit yang terjadi di seluruh wilayah Palestina pada tahun 1987 setelah empat pemuda Palestina dibunuh oleh tentara Israel di sebuah pos pemeriksaan di Gaza serta penembakan hingga tewas seorang anak laki-laki berusia 17 tahun selama protes tidak bersenjata.
Intifada kedua dimulai pada tahun 2000 dan dikenal sebagai Intifada al-Aqsa. Hal ini dipicu oleh kunjungan mantan perdana menteri Israel Ariel Sharon ke kompleks Masjid al-Aqsa.
“Peringatan Intifada Batu pada 8 Desember 1987, terjadi di tengah agresi Nazi yang dilancarkan pendudukan Zionis terhadap rakyat kami di Jalur Gaza selama lebih dari dua bulan, yang belum berhasil mencapai apa pun,” kata Hamas, dilansir Press TV.
“Intifada Batu merupakan tonggak penting dalam sejarah perjuangan rakyat kami yang sedang berlangsung. Percikannya memancar dari tanah kebanggaan Gaza dan apinya menyebar ke seluruh pelosok negara," ungkap Hamas.
Lihat Juga :