Hamas Kecam Militer Israel Telanjangi Ratusan Warga Palestina bak Piala Perang
Sabtu, 09 Desember 2023 - 09:51 WIB
loading...
A
A
A
Outlet berita berbahasa Arab yang berbasis di London, Al-Araby Al-Jadeed, melaporkan bahwa salah satu pria yang ditahan adalah korespondennya, Diaa Kahlout.
Media itu mendesak komunitas internasional dan kelompok hak asasi manusia untuk mengecam penangkapan jurnalisnya. Komite Perlindungan Jurnalis telah menyerukan pembebasannya.
Beberapa warga Palestina mengidentifikasi tempat di mana orang-orang tersebut ditangkap adalah kota Beit Lahia di timur laut, sebuah wilayah yang telah diperingatkan Israel untuk ditinggalkan oleh warga sipil dan telah dikepung serta dikepung oleh tank-tank Israel selama berminggu-minggu. Reuters mengonfirmasi lokasinya adalah Beit Lahia.
Hani Almadhoun, seorang warga Palestina-Amerika yang tinggal di Virginia, mengatakan dia melihat kerabatnya dalam satu gambar, termasuk keponakannya yang berusia 12 tahun, dan mereka tidak memiliki hubungan dengan Hamas atau faksi lain.
“Kami sangat menekankan pentingnya memperlakukan semua orang yang ditahan secara manusiawi dan bermartabat, sesuai dengan hukum humaniter internasional,” kata Jessica Moussan, Penasihat Hubungan Media ICRC untuk Timur Tengah, dalam sebuah pernyataan.
Husam Zomlot, kepala Misi Palestina di London, mengatakan di X bahwa gambar-gambar tersebut mengingatkan kita pada “beberapa bagian paling gelap dalam sejarah umat manusia.”
Politisi Palestina, Hanan Ashrawi, turut mengecam tindakan militer Israel.
"Itu upaya terang-terangan untuk mempermalukan dan merendahkan laki-laki Palestina, ditelanjangi dan ditampilkan seperti piala perang," ujarnya di media sosial X, Sabtu (9/12/2023).
Media itu mendesak komunitas internasional dan kelompok hak asasi manusia untuk mengecam penangkapan jurnalisnya. Komite Perlindungan Jurnalis telah menyerukan pembebasannya.
Beberapa warga Palestina mengidentifikasi tempat di mana orang-orang tersebut ditangkap adalah kota Beit Lahia di timur laut, sebuah wilayah yang telah diperingatkan Israel untuk ditinggalkan oleh warga sipil dan telah dikepung serta dikepung oleh tank-tank Israel selama berminggu-minggu. Reuters mengonfirmasi lokasinya adalah Beit Lahia.
Hani Almadhoun, seorang warga Palestina-Amerika yang tinggal di Virginia, mengatakan dia melihat kerabatnya dalam satu gambar, termasuk keponakannya yang berusia 12 tahun, dan mereka tidak memiliki hubungan dengan Hamas atau faksi lain.
“Kami sangat menekankan pentingnya memperlakukan semua orang yang ditahan secara manusiawi dan bermartabat, sesuai dengan hukum humaniter internasional,” kata Jessica Moussan, Penasihat Hubungan Media ICRC untuk Timur Tengah, dalam sebuah pernyataan.
Husam Zomlot, kepala Misi Palestina di London, mengatakan di X bahwa gambar-gambar tersebut mengingatkan kita pada “beberapa bagian paling gelap dalam sejarah umat manusia.”
Politisi Palestina, Hanan Ashrawi, turut mengecam tindakan militer Israel.
"Itu upaya terang-terangan untuk mempermalukan dan merendahkan laki-laki Palestina, ditelanjangi dan ditampilkan seperti piala perang," ujarnya di media sosial X, Sabtu (9/12/2023).
(mas)
Lihat Juga :