Jet Israel Bombardir Jalur Gaza

Minggu, 31 Desember 2017 - 11:06 WIB
Jet Israel Bombardir...
Jet Israel Bombardir Jalur Gaza
A A A
TEL AVIV - Isral lancarkan serangan udara di Gaza selama dua hari berturut-turut setelah sebuah rudal mendarat diwilayahnya. Pasukan keamanan Israel, IDF, menyalahkan Iran atas serangan tersebut. IDF mengklaim Teheran memasok penyerang yang tidak dikenal dengan senjata.

"Rezim Iran terus mempertaruhkan keamanan penduduk Jalur Gaza dan menempatkan mereka dalam bahaya besar. Ke mana pun rezim Iran beroperasi atau terlibat, itu hanya menimbulkan kekacauan dan kehancuran," cuit IDF pasca serangan tersebut seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (31/12/2017).

IDF juga menuduh Iran dengan sengaja mengobarkan konflik Palestina-Israel melalui jaringanya - kelompok teroris nakal dan ekstremis - dengan menyalurkan senjata kepada mereka dalam upaya untuk menyalakan kembali permusuhan yang terhenti selama bertahun-tahun.

Sementara itu Menteri Pertahanan Israel, Avogdor Lieberman mengatakan, terlalu dini untuk menyebut orang-orang bersalah atas serangan tersebut. Ia lantas menuding Teheran atas serangan tersebut.

"Iran telah memasok rudal ini ke banyak kelompok," Lieberman mengatakan kepada media Israel, mengatakan bahwa pemeriksaan awal dari rudal yang ditembakkan mengkonfirmasikan berasal dari Iran.

Mencaci Iran, Lieberman tampaknya jarang memuji Hamas karena telah memastikan konfrontasi militer langsung. Ia mengatakan bahwa kelompok tersebut tidak dapat lagi mengawasi berbagai formasi minor, yang bertanggung jawab atas lonjakan ketegangan.

"Hamas berhati-hati karena mereka tidak menginginkan perang, seperti yang kita lakukan, tapi kelompok Muslim Salafi dan ekstrimis bertindak sendiri," ujar Lieberman.

Serangan rudal dan balasannya terjadi di tengah kerusuhan kekerasan di wilayah Palestina yang diduduki Israel. Kejadian itu dipicu keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel ada 6 Desember lalu.

Langkah kontroversial tersebut menimbulkan kecaman internasional yang meluas, pujian dari pihak berwenang Israel, dan mendorong seruan untuk sebuah pemberontakan baru Palestina, sebuah "intifadah yang diberkati" terhadap Israel dan Washington.

Sedikitnya 14 warga Palestina telah terbunuh dan sekitar 3.000 terluka saat pasukan Israel berulang kali menembakkan amunisi dan peluru karet untuk menargetkan "penghasut" dan memadamkan kerusuhan tersebut.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
52 menit yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
1 jam yang lalu
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
1 jam yang lalu
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
2 jam yang lalu
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
3 jam yang lalu
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved