Mengenal Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi yang Membuat Israel Ketakutan

Selasa, 05 Desember 2023 - 11:29 WIB
loading...
A A A
Selain itu, gerakan BDS juga telah menyebabkan meningkatnya biaya operasional bagi perusahaan-perusahaan Israel. Misalnya, perusahaan-perusahaan Israel harus mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk memantau dan menanggapi kampanye-kampanye BDS.

Secara angka resmi, dampak BDS terhadap ekonomi Israel masih belum jelas—dan tidak mungkin bagi rezim Zionis untuk membuka data kerugiannya.

Namun, beberapa studi menunjukkan bahwa gerakan ini memiliki dampak yang signifikan terhadap ekonomi Israel.

Pada tahun 2018, Kementerian Keuangan Israel memperkirakan bahwa gerakan BDS berpotensi menghasilkan kerugian hingga USD11,5 miliar atau sekitar Rp183,37 triliun per tahun bagi Israel.

Pada tahun 2019, sebuah studi yang dilakukan oleh The Economist Intelligence Unit menemukan bahwa gerakan BDS telah menyebabkan kerugian bagi beberapa perusahaan Israel, termasuk Elbit Systems, Ahava, dan SodaStream.

Pada tahun 2020, sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Tel Aviv menemukan bahwa gerakan BDS telah menyebabkan meningkatnya biaya operasional bagi perusahaan-perusahaan Israel.

Meski masa depan dampak gerakan BDS terhadap ekonomi Israel belum bisa diprediksi, namun gerakan ini terus berkembang dan semakin mendapat dukungan dari masyarakat internasional.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Bintang Senegal Boikot...
Bintang Senegal Boikot Timnas Usai Tersingkir Dramatis di Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Live Streaming Premier...
Live Streaming Premier Padel Malaga 2026 di VISION+: Jadwal Tanding dari Awal Sampai Final
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Panji Bangsa Siap Terdepan...
Panji Bangsa Siap Terdepan Amankan Harlah ke-28 PKB
Berita Terkini
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved