Hamas Bantai 3 Lagi Tentara Israel dalam Perang Gaza

Selasa, 05 Desember 2023 - 10:00 WIB
loading...
Hamas Bantai 3 Lagi...
Pasukan Hamas membantai tiga lagi tentara Israel dalam perang di Gaza pada hari Minggu. Total 401 tentara Israel terbunuh sejak perang 7 Oktober. Foto/REUTERS
A A A
GAZA - Pasukan Hamas telah membunuh 3 lagi tentara Zionis Israel dalam perang di Gaza, Palestina, pada hari Minggu lalu.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Selasa (5/12/2023) mengonfirmasi kematian tiga tentaranya, menjadikan jumlah korban tewas militer sejak serangan darat Israel pada akhir Oktober menjadi 75 orang.

Sedangkan total kematian tentara Israel sejak perang 7 Oktober hingga hari ini menjadi 401 orang.

Baca Juga: Israel Bersiap Banjiri Jaringan Terowongan Hamas dengan Air Laut

Namun sayap militer Hamas Brigade Izz ad-Din al-Qassam mengatakan militer Zionis menutupi kerugian yang sebenarnya.

Menurut Brigade al-Qassam, jumlah tentara Israel yang tewas jauh lebih banyak dari yang diakui secara resmi. Itu merujuk pada puluhan kendaraan militer Zionis yang dihancurkan dalam pertempuran di Gaza.

Mengutip laporan Times of Israel, ketiga tentara yang terbunuh dalam perang hari Minggu di Gaza adalah Sersan Mayor Neriya Shaer (36) dari dari Batalyon 6655 Brigade Pasukan Terjun Payung Cadangan ke-55 asal dari Yavne.

Kemudian Sersan Kelas Satu Ben Zussman (22) dari Batalyon 601 Korps Teknik Tempur asal Yerusalem. Selanjutnya, Sersan Binyamin Yehoshua Needham (19) dari Batalyon 601 Korps Teknik Tempur asal Zichron Yaakov.

Pengumuman IDF muncul setelah keluarga mereka diberitahu.

Kekejaman Militer Israel di Gaza


Sementara itu, Presiden Palang Merah Internasional (ICRC) Mirjana Spoljaric telah tiba di Gaza pada hari Senin. Dia menyerukan perlindungan warga sipil di wilayah tersebut, di mana dia memperingatkan bahwa penderitaan manusia “yang tidak dapat ditoleransi" telah terjadi di Gaza.

Komite Internasional Palang Merah mengatakan perjalanan Spoljaric ke Gaza akan berlangsung dalam beberapa tahap. "Dan kunjungan ke Israel diperkirakan akan dilakukan dalam beberapa minggu mendatang," kata komite tersebut.

“Saya telah tiba di Gaza, di mana penderitaan masyarakat tidak dapat ditoleransi,” tulis Spoljaric di X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

“Tidak dapat diterima bahwa warga sipil tidak memiliki tempat yang aman untuk pergi ke Gaza, dan dengan adanya pengepungan militer, maka saat ini tidak ada respons kemanusiaan yang memadai,” imbuh dia dalam pernyataan ICRC.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Berita Terkini
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved