Brigade Al-Qassam Bantai 60 Tentara Israel, Bagaimana Caranya?
Minggu, 03 Desember 2023 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Sabtu, Al-Qassam merilis video dari Gaza yang menunjukkan pejuang perlawanan menyerang tentara Israel, tank, dan JCB dari jarak dekat di lingkungan Beit Hanoun di Jalur Gaza, menggunakan empat peluru anti-personil dan anti-benteng.
Selain itu, dalam pernyataan terpisah pada hari Jumat, Al-Qassam mengatakan bahwa mereka menembakkan roket ke kota Asqalan, Ashdod, Sderot, Netivot, dan Beersheba, serta pangkalan militer Ra'im, setelah berakhirnya gencatan senjata. dengan Israel di daerah kantong Palestina yang terkepung.
Baca Juga: Apakah Khan Younis di Gaza Jadi Basis Pangkalan Militer Hamas?
Al-Qassam juga mengatakan para pejuangnya menyerang pasukan Israel di Gaza utara, termasuk tank Israel dan pengangkut pasukan.
Pemukim dan tentara Israel membunuh setidaknya tiga warga Palestina dalam serangan terpisah di Tepi Barat yang diduduki.
Israel telah meningkatkan agresinya terhadap warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat sejak 7 Oktober, ketika mereka melancarkan perang genosida terhadap Jalur Gaza.
Hamas dan rezim Israel menukar ratusan tahanan dalam perjanjian gencatan senjata tujuh hari yang dimediasi oleh Mesir dan Qatar. Rezim brutal tersebut melanjutkan serangan militernya setelah perjanjian tersebut berakhir pada hari Jumat.
Selain itu, dalam pernyataan terpisah pada hari Jumat, Al-Qassam mengatakan bahwa mereka menembakkan roket ke kota Asqalan, Ashdod, Sderot, Netivot, dan Beersheba, serta pangkalan militer Ra'im, setelah berakhirnya gencatan senjata. dengan Israel di daerah kantong Palestina yang terkepung.
Baca Juga: Apakah Khan Younis di Gaza Jadi Basis Pangkalan Militer Hamas?
Al-Qassam juga mengatakan para pejuangnya menyerang pasukan Israel di Gaza utara, termasuk tank Israel dan pengangkut pasukan.
Pemukim dan tentara Israel membunuh setidaknya tiga warga Palestina dalam serangan terpisah di Tepi Barat yang diduduki.
Israel telah meningkatkan agresinya terhadap warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat sejak 7 Oktober, ketika mereka melancarkan perang genosida terhadap Jalur Gaza.
Hamas dan rezim Israel menukar ratusan tahanan dalam perjanjian gencatan senjata tujuh hari yang dimediasi oleh Mesir dan Qatar. Rezim brutal tersebut melanjutkan serangan militernya setelah perjanjian tersebut berakhir pada hari Jumat.
Lihat Juga :