Hamas: 240 Orang Tewas di Gaza Akibat Serangan Bom Israel
Sabtu, 02 Desember 2023 - 18:53 WIB
loading...
A
A
A
Kedua pihak yang bertikai saling menyalahkan atas gagalnya gencatan senjata dengan menolak persyaratan perpanjangan pembebasan sandera harian yang disandera oleh militan dengan imbalan warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.
Jeda yang dimulai pada 24 November telah diperpanjang dua kali dan Israel mengatakan hal itu dapat berlanjut selama Hamas membebaskan 10 sandera setiap hari. Namun setelah tujuh hari pembebasan perempuan, anak-anak dan sandera asing, mediator gagal menemukan formula untuk membebaskan lebih banyak sandera.
Israel menuduh Hamas menolak melepaskan semua perempuan yang ditahannya. Seorang pejabat Palestina mengatakan kehancuran terjadi pada tentara perempuan Israel.
Israel telah bersumpah untuk memusnahkan Hamas setelah serangan pada 7 Oktober yang menyatakan bahwa kelompok militan tersebut membunuh 1.200 orang dan menyandera 240 orang.
Serangan Israel telah menghancurkan sebagian besar Gaza, yang dikuasai Hamas sejak tahun 2007. Otoritas kesehatan Palestina yang dianggap dapat diandalkan oleh PBB mengatakan lebih dari 15.000 warga Gaza telah terbunuh dan ribuan lainnya hilang.
Qatar, yang memainkan peran mediasi utama, mengatakan negosiasi masih berlangsung dengan Israel dan Palestina untuk memulihkan gencatan senjata, namun pemboman Israel yang kembali terjadi di Gaza telah memperumit masalah.
Seorang pejabat Israel di Washington mengatakan pembebasan sandera sebanyak mungkin merupakan “prioritas yang sangat tinggi”.
Jeda yang dimulai pada 24 November telah diperpanjang dua kali dan Israel mengatakan hal itu dapat berlanjut selama Hamas membebaskan 10 sandera setiap hari. Namun setelah tujuh hari pembebasan perempuan, anak-anak dan sandera asing, mediator gagal menemukan formula untuk membebaskan lebih banyak sandera.
Israel menuduh Hamas menolak melepaskan semua perempuan yang ditahannya. Seorang pejabat Palestina mengatakan kehancuran terjadi pada tentara perempuan Israel.
Israel telah bersumpah untuk memusnahkan Hamas setelah serangan pada 7 Oktober yang menyatakan bahwa kelompok militan tersebut membunuh 1.200 orang dan menyandera 240 orang.
Serangan Israel telah menghancurkan sebagian besar Gaza, yang dikuasai Hamas sejak tahun 2007. Otoritas kesehatan Palestina yang dianggap dapat diandalkan oleh PBB mengatakan lebih dari 15.000 warga Gaza telah terbunuh dan ribuan lainnya hilang.
Qatar, yang memainkan peran mediasi utama, mengatakan negosiasi masih berlangsung dengan Israel dan Palestina untuk memulihkan gencatan senjata, namun pemboman Israel yang kembali terjadi di Gaza telah memperumit masalah.
Seorang pejabat Israel di Washington mengatakan pembebasan sandera sebanyak mungkin merupakan “prioritas yang sangat tinggi”.
Lihat Juga :