3 Eks Wilayah Jajahan Israel yang Sulit Ditaklukkan Kembali, 2 di Antaranya Berada di Luar Palestina
Sabtu, 02 Desember 2023 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini tentu tak terlepas dari keberadaan kelompok pejuang Palestina, khususnya Hamas. Kendati berada dalam kepungan Israel, Hamas sendiri masih bisa terus bertahan dan melawan balik.
Sejarah telah mencatat bahwa Israel sendiri selalu kesulitan ketika ingin menaklukan Gaza. Berbeda dengan wilayah seperti Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang berada dalam kendali penuh, mereka belum bisa menegakkan kekuasaan di Gaza.
Pada riwayatnya, Mesir dan Israel telah terlibat konflik militer dan diplomatik. Beberapa kali, Kairo sendiri bergabung dengan koalisi negara Arab untuk berperang melawan Tel Aviv.
Mengutip laman History, Israel sendiri lebih sering menang dalam peperangan melawan koalisi negara Arab. Pasca Six-Day War 1967, mereka bahkan berhasil menguasai Semenanjung Sinai yang sebelumnya berada dalam kendali Mesir.
Setelah gagal dalam perebutan kembali Semenanjung Sinai, Mesir mencari cara lain dengan diplomasi. Puncaknya, terjadi kesepakatan damai pada 1978 yang membuat Semenanjung Sinai kembali ke Mesir.
Sebagai gantinya, Mesir memulihkan hubungan diplomatik penuh dengan Israel. Selain itu, mereka juga terpaksa mengizinkan kapal-kapal Israel untuk melewati Terusan Suez dan Selat Tiran.
Sejarah telah mencatat bahwa Israel sendiri selalu kesulitan ketika ingin menaklukan Gaza. Berbeda dengan wilayah seperti Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang berada dalam kendali penuh, mereka belum bisa menegakkan kekuasaan di Gaza.
2. Semenanjung Sinai
Pada riwayatnya, Mesir dan Israel telah terlibat konflik militer dan diplomatik. Beberapa kali, Kairo sendiri bergabung dengan koalisi negara Arab untuk berperang melawan Tel Aviv.
Mengutip laman History, Israel sendiri lebih sering menang dalam peperangan melawan koalisi negara Arab. Pasca Six-Day War 1967, mereka bahkan berhasil menguasai Semenanjung Sinai yang sebelumnya berada dalam kendali Mesir.
Setelah gagal dalam perebutan kembali Semenanjung Sinai, Mesir mencari cara lain dengan diplomasi. Puncaknya, terjadi kesepakatan damai pada 1978 yang membuat Semenanjung Sinai kembali ke Mesir.
Sebagai gantinya, Mesir memulihkan hubungan diplomatik penuh dengan Israel. Selain itu, mereka juga terpaksa mengizinkan kapal-kapal Israel untuk melewati Terusan Suez dan Selat Tiran.
Lihat Juga :