54 Orang Tewas dalam Serangan Israel Pasca-Gencatan Senjata
Jum'at, 01 Desember 2023 - 18:55 WIB
loading...
A
A
A
Petugas medis dan saksi mengatakan pemboman paling intensif terjadi di Khan Younis dan Rafah, Jalur Gaza selatan, serta menargetkan rumah-rumah di wilayah tengah dan utara.
“Anas, anakku, aku tidak punya siapa-siapa selain kamu, anakku!” ratap ibu Anas Anwar al-Masri, bocah lelaki yang terbaring di tandu dengan cedera kepala di koridor Rumah Sakit Nasser di Khan Younis.
“Dia satu-satunya anak laki-lakiku!” serunya seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (1/12/2023).
Baca Juga: Tentara Israel: Kami Mendapat Tembakan Neraka dari Segala Arah di Gaza
Militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah melanjutkan operasi tempur dan pesawat-pesawat tempurnya menyerang daerah kantong tersebut, menuduh Hamas telah melanggar gencatan senjata terlebih dahulu dengan menembakkan roket dan gagal membebaskan semua wanita yang mereka sandera.
“Dengan dimulainya kembali pertempuran, kami menekankan: Pemerintah Israel berkomitmen untuk mencapai tujuan perang – membebaskan sandera kami, melenyapkan Hamas, dan memastikan bahwa Gaza tidak akan pernah menjadi ancaman bagi penduduk Israel,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
“Anas, anakku, aku tidak punya siapa-siapa selain kamu, anakku!” ratap ibu Anas Anwar al-Masri, bocah lelaki yang terbaring di tandu dengan cedera kepala di koridor Rumah Sakit Nasser di Khan Younis.
“Dia satu-satunya anak laki-lakiku!” serunya seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (1/12/2023).
Baca Juga: Tentara Israel: Kami Mendapat Tembakan Neraka dari Segala Arah di Gaza
Militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah melanjutkan operasi tempur dan pesawat-pesawat tempurnya menyerang daerah kantong tersebut, menuduh Hamas telah melanggar gencatan senjata terlebih dahulu dengan menembakkan roket dan gagal membebaskan semua wanita yang mereka sandera.
“Dengan dimulainya kembali pertempuran, kami menekankan: Pemerintah Israel berkomitmen untuk mencapai tujuan perang – membebaskan sandera kami, melenyapkan Hamas, dan memastikan bahwa Gaza tidak akan pernah menjadi ancaman bagi penduduk Israel,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Lihat Juga :