Menteri Sayap Kanan Israel Ancam Mundur Jika Perang di Gaza Berhenti

Kamis, 30 November 2023 - 10:56 WIB
loading...
Menteri Sayap Kanan...
Menteri sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, mengancam akan mundur jika perang Zionis di Jalur Gaza berhenti. Foto/Ilustrasi
A A A
TEL AVIV - Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel , Itamar Ben-Gvir, mengancam akan keluar dari koalisi pemerintahan jika perang Israel di Jalur Gaza berhenti.

“Menghentikan perang = menghancurkan pemerintah,” tulisnya di X pada hari Selasa seperti dikutip dari The New Arab, Kamis (30/11/2023).

Israel telah membombardir Jalur Gaza sejak 7 Oktober dan telah menewaskan sekitar 15.000 orang, sebagian besar adalah anak-anak dan perempuan.

Baca Juga: Israel Galau! Pilih Lanjutkan Gencatan Senjata atau Berperang Melawan Hamas

Menteri Sayap Kanan Israel Ancam Mundur Jika Perang di Gaza Berhenti

Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir. Foto/Days of Palestine

Gencatan senjata sebagian besar telah dilaksanakan sejak Jumat 24 November, yang membuat Hamas dan Israel menukar puluhan tawanan dan tahanan, serta mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan terbatas ke Jalur Gaza.

Hanya partai sayap kanan Otzma Yehudit pimpinan Ben-Gvir yang menentang gencatan senjata, yang dimediasi oleh Qatar, Amerika Serikat (AS), dan Mesir.

Tidak jelas apakah keluarnya partai tersebut dari kabinet akan mengakibatkan runtuhnya koalisi yang berkuasa.

Selain Ben-Gvir sendiri, Otzma Yehudit memiliki dua menteri lain di kabinet Netanyahu yang beranggotakan 38 orang, termasuk Menteri Warisan Budaya Amihai Eliyahu, yang awal bulan ini menyerukan serangan nuklir ke Gaza, dengan mengatakan bahwa itu adalah “sebuah pilihan.”

Baca Juga: Prancis Ajak UE Beri Sanksi kepada Pemukim Israel yang Menyerang Warga Tepi Barat

Ben-Gvir sendiri sering melontarkan pernyataan yang menghasut terhadap warga Palestina dan menyerukan agar pemukim ilegal Yahudi Israel dipersenjatai.

Israel telah bersumpah untuk memusnahkan Hamas setelah serangan mendadak pada 7 Oktober di perbatasan dengan Gaza, yang menyebabkan kelompok militan Palestina itu membunuh sekitar 1.200 orang – menurut Israel, dan menawan lebih dari 200 orang.

Kelompok Hamas mengatakan serangannya itu sebagai pembalasan atas pengepungan selama lebih dari satu setengah dekade di Gaza, dan melanjutkan pendudukan serta agresi Israel terhadap warga Palestina di wilayah pendudukan.

Israel telah dikecam oleh beberapa negara dan kelompok hak asasi manusia atas kampanye udara dan daratnya di Gaza. Mereka juga dituduh melakukan kejahatan perang, yang bisa dianggap sebagai genosida.

Baca Juga: Agen Intelijen CIA Pro-Palestina Sampaikan Dukungan untuk Palestina

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Sebut AS Penjaga Selat...
Sebut AS Penjaga Selat Hormuz, Trump Tuntut Tarif Rp 480 Miliar per Kapal Supertanker
Ingin Ambil Alih Selat...
Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Adalah Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Mendikdasmen Kunjungi...
Mendikdasmen Kunjungi SDN Srengseng Sawah 15 Pascateror Bom, Pastikan MPLS Tetap Aman
Gelar Lari Bersama,...
Gelar Lari Bersama, PPI Tunisia dan Diasporun Gaungkan Hidup Sehat serta Cinta Tanah Air
KAEF Siapkan Ekosistem...
KAEF Siapkan Ekosistem Terintegrasi, Perkuat Misi Indonesia Bebas TB pada 2030
Berita Terkini
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved