Putra Pendiri Hamas yang Murtad dan Membelot Khawatir Israel Kalah Perang

Selasa, 28 November 2023 - 14:07 WIB
loading...
A A A
Berbicara di New York berdasarkan pengalaman pribadinya mengenai indoktrinasi masa kecilnya yang berfokus pada perlunya menghancurkan Israel, dia mengatakan hal itu mengubahnya menjadi apa yang dia sebut “orang biadab yang kejam".

Mengacu pada Hamas, dia berkata: “Mereka tidak peduli pada siapa pun kecuali diri mereka sendiri, dan dunia telah memberdayakan mereka.”

Lebih lanjut, dia menyuarakan kekhawatiran jika Israel kalah dalam perang melawan Hamas di Gaza sekarang ini. Menurutnya, kegagalan untuk sepenuhnya mengalahkan Hamas akan meningkatkan legitimasi mereka, dan mengancam seluruh dunia.

“Negara-negara demokrasi harus bersatu dalam melawan orang-orang biadab yang ingin mengorbankan ribuan anak agar Israel yang disalahkan—bertaruh dengan darah anak-anak demi keuntungan politik. Jika Israel gagal di Gaza, kita semua akan menjadi korban berikutnya," kata Mosab.

Dalam bukunya, Son of Hamas, yang diterbitkan oleh Tyndale Momentum dan ditulis bersama oleh Ron Brackin, dia menulis: “Ada harapan bagi perdamaian di Timur Tengah, namun hal itu tidak dimulai dengan solusi atau negosiasi politik; itu dimulai dengan perubahan hati individu.”

Mosab baru berusia 18 tahun ketika dia pertama kali ditangkap oleh Israel yang menemukannya memiliki senjata—yang ternyata tidak berfungsi. Setelah dipukuli dengan kejam selama interogasi, dia menyerah pada iming-iming untuk menjadi kolaborator.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Jerman Terpanggang,...
Jerman Terpanggang, Gelombang Panas Tewaskan 5.120 Orang
Rekomendasi
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Berita Terkini
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved