Dianggap Masuk Tanpa Izin, Kapal Perusak AS Diusir Angkatan Laut China

Minggu, 26 November 2023 - 13:37 WIB
loading...
Dianggap Masuk Tanpa...
Angkatan Laut China mengusir kapal perusak AS di Laut China Selatan. Foto/Ilustrasi
A A A
BEIJING - Juru bicara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China mengatakan pihak militer telah mengusir kapal perang Amerika Serikat (AS) di dekat Kepulauan Paracel yang disengketakan di Laut Cina Selatan . Ia menyebut Washington sebagai “pembuat risiko keamanan”serta penghancur terbesar” perdamaian dan stabilitas di kawasan.

"Pelanggaran wilayah perairan China oleh kapal perusak berpeluru kendali USS Hopper sangat membahayakan kedaulatan Beijing, sekali lagi membuktikan bahwa Washington sedang mengupayakan hegemoni navigasi dan militerisasi di Laut Cina Selatan," kata juru bicara Komando Teater Selatan PLA, Kolonel senior Tian Junli seperti dikutip dari RT, Minggu (26/11/2023).

Kantor berita China, CGTN melaporkan, militer Beijing mengerahkan pasukan udara dan laut untuk mengikuti serta memantau kapal perang AS yang disebut sebagai penyusup dan mengusirnya sesuai hukum.

Baca Juga: Siap Berperang Lawan China, Pasukan Jepang Gelar Latihan Tempur di Pulau Sengketa

Pentagon belum mengeluarkan pernyataan terkait insiden tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved