Tak Berperikemanusiaan, Israel Akan Berlakukan Hukuman Mati bagi Pejuang Palestina
Senin, 20 November 2023 - 19:43 WIB
loading...
Para pejuang Palestina yang ditangkap Israel terancam hukuman mati. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Komite Keamanan Nasional Israel telah berkumpul untuk membahas rancangan undang-undang yang memberlakukan hukuman mati terhadap pejuang Palestina. Proposal tersebut diajukan oleh partai sayap kanan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir.
“Undang-undang hukuman mati bagi teroris bukan lagi soal kiri dan kanan… [itu] undang-undang moral dan penting bagi Negara Israel,” kata Ben-Gvir di X, dilansir Al Jazeera.
Usulan tersebut mendapat perhatian besar dari anggota keluarga mereka yang ditawan selama serangan Hamas pada 7 Oktober.
Dalam pidatonya yang mengharukan, Gil Dilkma, sepupu salah satu dari sekitar 240 tawanan, memohon kepada menteri untuk membatalkan undang-undang yang dapat membahayakan nyawa mereka yang ditawan di Gaza.
“Hapus undang-undang itu, kalau kamu punya hati,” ucapnya sambil menahan air mata.
Baca Juga: 4 Alasan Israel Menyerang RS Indonesia di Gaza, dari Perang Psikologis hingga Didukung Penuh AS
Hal serupa juga terjadi pada Forum Keluarga Hilang yang mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa diskusi semacam itu “membahayakan kehidupan orang-orang yang kita cintai, tanpa mendukung tujuan publik apa pun”.
“Undang-undang hukuman mati bagi teroris bukan lagi soal kiri dan kanan… [itu] undang-undang moral dan penting bagi Negara Israel,” kata Ben-Gvir di X, dilansir Al Jazeera.
Usulan tersebut mendapat perhatian besar dari anggota keluarga mereka yang ditawan selama serangan Hamas pada 7 Oktober.
Dalam pidatonya yang mengharukan, Gil Dilkma, sepupu salah satu dari sekitar 240 tawanan, memohon kepada menteri untuk membatalkan undang-undang yang dapat membahayakan nyawa mereka yang ditawan di Gaza.
“Hapus undang-undang itu, kalau kamu punya hati,” ucapnya sambil menahan air mata.
Baca Juga: 4 Alasan Israel Menyerang RS Indonesia di Gaza, dari Perang Psikologis hingga Didukung Penuh AS
Hal serupa juga terjadi pada Forum Keluarga Hilang yang mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa diskusi semacam itu “membahayakan kehidupan orang-orang yang kita cintai, tanpa mendukung tujuan publik apa pun”.
Lihat Juga :