4 Propaganda Israel di Rumah Sakit Al-Shifa, Kalender Bahasa Arab Diklaim Nama Serdadu Hamas
Senin, 20 November 2023 - 15:27 WIB
loading...
Israel melakukan berbagai propaganda dalam invasi ke Gaza. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Rumah Sakit Al-Shifa menjadi sasaran tentara Israel beberapa waktu lalu. Kali ini, mereka menuduh bahwa fasilitas kesehatan tersebut telah digunakan sebagai markas operasi Hamas di Gaza.
Pasca serangan pasukan Israel RS Al-Shifa, kecaman dari dunia internasional berdatangan. Berdasarkan analisa dari video-video yang muncul, bukti-bukti tentang keberadaan Hamas di sana masih sangat meragukan.
Mengutip laman Morocco World News, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sempat menerbitkan video yang diklaim menunjukan bukti keberadaan Hamas di RS Al-Shifa. Namun, video tersebut mendapat banyak kritikan dan hujatan karena memiliki terlalu banyak kebohongan yang mencolok.
Berikut sejumlah kebohongan Israel yang terkait operasi Hamas di Rumah Sakit Al-Shifa.
Menanggapi video tersebut, para pengamat menyoroti satu hal yang dirasa tidak masuk akal. Jika memang Hamas berada di RS Al-Shifa, mengapa mereka harus meninggalkan senjata dan perlengkapan militer tersebut, terlebih di tempat terbuka seperti laboratorium.
Pasca serangan pasukan Israel RS Al-Shifa, kecaman dari dunia internasional berdatangan. Berdasarkan analisa dari video-video yang muncul, bukti-bukti tentang keberadaan Hamas di sana masih sangat meragukan.
Mengutip laman Morocco World News, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sempat menerbitkan video yang diklaim menunjukan bukti keberadaan Hamas di RS Al-Shifa. Namun, video tersebut mendapat banyak kritikan dan hujatan karena memiliki terlalu banyak kebohongan yang mencolok.
Berikut sejumlah kebohongan Israel yang terkait operasi Hamas di Rumah Sakit Al-Shifa.
Propaganda Israel di Rumah Sakit Al-Shifa
1. Penemuan Senjata
Pada sebuah video yang dirilis militer Israel, terdapat tiga tas ransel yang mereka klaim ditemukan di laboratorium MRI. Masing-masing berisikan senapan serbu, granat, seragam Hamas, hingga rompi anti-peluru.Menanggapi video tersebut, para pengamat menyoroti satu hal yang dirasa tidak masuk akal. Jika memang Hamas berada di RS Al-Shifa, mengapa mereka harus meninggalkan senjata dan perlengkapan militer tersebut, terlebih di tempat terbuka seperti laboratorium.
Lihat Juga :