Sekjen PBB: Gaza Menjadi Kuburan Anak-anak
Selasa, 07 November 2023 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
“Operasi darat oleh Pasukan Pertahanan Israel dan pengeboman yang terus berlanjut menghantam warga sipil, rumah sakit, kamp pengungsi, masjid, gereja dan fasilitas PBB–termasuk tempat penampungan. Tidak ada yang aman,” kata Guterres kepada wartawan, seperti dikutip Reuters, Selasa (7/11/2023).
“Pada saat yang sama, Hamas dan militan lainnya menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia dan terus meluncurkan roket tanpa pandang bulu ke arah Israel,” katanya, menyerukan pembebasan segera dan tanpa syarat semua sandera.
Israel mengatakan 31 tentara telah tewas sejak mereka mulai memperluas operasi darat di Gaza pada 27 Oktober dan menegaskan kembali bahwa Hamas bersembunyi bersama warga sipil dan di rumah sakit.
Hamas mengatakan gagasan bahwa Hamas bermarkas di rumah sakit adalah “narasi palsu” yang harus diverifikasi oleh PBB.
Seorang jurnalis Reuters di Gaza mengatakan pengeboman Israel melalui udara, darat dan laut pada malam hari adalah salah satu yang paling intens sejak serangan 7 Oktober di mana Hamas menewaskan lebih dari 1.400 orang di Israel dan menyandera lebih dari 240 orang.
Kementerian Kesehatan di daerah kantong yang dikuasai Hamas mengatakan setidaknya 10.022 orang di Gaza telah terbunuh, termasuk 4.104 anak-anak.
“Gaza menjadi kuburan bagi anak-anak. Ratusan anak perempuan dan laki-laki dilaporkan terbunuh atau terluka setiap hari,” kata Guterres.
“Pada saat yang sama, Hamas dan militan lainnya menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia dan terus meluncurkan roket tanpa pandang bulu ke arah Israel,” katanya, menyerukan pembebasan segera dan tanpa syarat semua sandera.
Israel mengatakan 31 tentara telah tewas sejak mereka mulai memperluas operasi darat di Gaza pada 27 Oktober dan menegaskan kembali bahwa Hamas bersembunyi bersama warga sipil dan di rumah sakit.
Hamas mengatakan gagasan bahwa Hamas bermarkas di rumah sakit adalah “narasi palsu” yang harus diverifikasi oleh PBB.
Seorang jurnalis Reuters di Gaza mengatakan pengeboman Israel melalui udara, darat dan laut pada malam hari adalah salah satu yang paling intens sejak serangan 7 Oktober di mana Hamas menewaskan lebih dari 1.400 orang di Israel dan menyandera lebih dari 240 orang.
Kementerian Kesehatan di daerah kantong yang dikuasai Hamas mengatakan setidaknya 10.022 orang di Gaza telah terbunuh, termasuk 4.104 anak-anak.
“Gaza menjadi kuburan bagi anak-anak. Ratusan anak perempuan dan laki-laki dilaporkan terbunuh atau terluka setiap hari,” kata Guterres.
Lihat Juga :