Urutan Negara Mayoritas Islam yang Merdeka Tak Lama setelah Indonesia

Kamis, 02 November 2023 - 12:20 WIB
loading...
Urutan Negara Mayoritas...
Sejumlah negara mayoritas Islam di dunia tercatat merdeka tak lama setelah Indonesia. Foto/Dok.Sindonews
A A A
JAKARTA - Negara dengan penduduk Islam mayoritas cukup banyak ditemui di dunia. Salah satunya adalah Indonesia.

Melihat riwayatnya, Indonesia mendeklarasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Saat ini, statusnya dikenal sebagai salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

Setelah Indonesia merdeka, beberapa negara Islam lain juga mendeklarasikan kemerdekaan. Mengacu pada tahunnya, berikut urutannya jika mengambil waktu terdekat dari 1945.

Urutan Negara Mayoritas Islam yang Merdeka Setelah Indonesia

1. Yordania (1946)


Urutan Negara Mayoritas Islam yang Merdeka Tak Lama setelah Indonesia

Foto: jordantraveler.com

Yordania merupakan sebuah negara di kawasan Asia Barat. Memiliki ibu kota di Amman, negara ini mempunyai populasi penduduk mayoritas Islam.

Setelah Perang Dunia I, wilayah Yordania dulunya ditempatkan di bawah perlindungan Inggris Raya. Setelah mendapat persetujuan, mereka resmi mendeklarasikan kemerdekaan pada 25 Mei 1946.

2. Suriah (1946)

Urutan Negara Mayoritas Islam yang Merdeka Tak Lama setelah Indonesia

Foto: usip.org

Suriah menjadi salah satu tempat bagi peradaban tertua di dunia. Di negara tersebut, tersimpan banyak warisan seni dan kebudayaan yang cukup beragam.

Pasca Perang Dunia II, Suriah mendapat kemerdekaan pada tahun 1946. Namun, setelahnya justru terjadi ketidakstabilan politik yang berujung pada munculnya konflik internal hingga kudeta pemerintahan secara berulang.

3. Pakistan (1947)

Urutan Negara Mayoritas Islam yang Merdeka Tak Lama setelah Indonesia

Foto: Al Jazeera

Berikutnya ada Pakistan. Pada 14 Agustus 1947, negara ini muncul pertama kali di panggung dunia menandai berakhirnya kekuasaan Inggris.

Pada riwayatnya, Pakistan juga sudah banyak menghadapi gejolak politik dalam negeri serta konfrontasi regional. Meski demikian, negara dengan mayoritas penduduk Muslim ini terus berkembang dan mulai dikenal memiliki militer yang kuat.

4. Libya (1951)

Urutan Negara Mayoritas Islam yang Merdeka Tak Lama setelah Indonesia

Foto:Ilustrasi

Sempat berada di bawah kekuasaan seperti Ottoman, Libya jatuh ke tangan Italia pada 1911. Namun, Italia kalah dalam Perang Dunia II, sehingga status Libya mendapat banyak pertanyaan.

Inggris menyarankan untuk membagi wilayah tersebut menjadi tiga bagian. Namun, di sisi lain kaum nasionalis Arab merasa keberatan dengan syarat tersebut.

Setelah serangkaian peristiwa yang terjadi, Libya mendeklarasikan kemerdekaan pada 24 Desember 1951.

5. Sudan -1956

Urutan Negara Mayoritas Islam yang Merdeka Tak Lama setelah Indonesia

Foto: Ilustrasi

Pada 1956, Sudan telah resmi menjadi negara merdeka. Namun, kondisinya selama bertahun-tahun kerap mengalami permasalahan seperti konflik internal.

6. Tunisia - 1956

Urutan Negara Mayoritas Islam yang Merdeka Tak Lama setelah Indonesia

Foto:iipvienna.com

Sama seperti Sudan, Tunisia juga meraih kemerdekaan pada 1956. Pada 20 Maret 1956, Prancis mengakui kemerdekaan tersebut dan mengembalikan pemerintahan kepada tokoh-tokoh aslinya.

Selain keenam nama di atas, masih ada beberapa negara mayoritas Islam lain yang merdeka tak lama setelah Indonesia. Di antaranya seperti Malaysia (1957), Nigeria (1960), Somalia (1960), Mauritania (1960), Kuwait (1961), dan lainnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved