Putin Tuding Intelijen Barat Dalang Kerusuhan Anti-Yahudi di Dagestan
Selasa, 31 Oktober 2023 - 05:48 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MOSKOW - Kerusuhan anti-Semit yang terjadi pada hari Minggu di Dagestan diilhami oleh badan intelijen Barat dari wilayah Ukraina dan merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengacaukan stabilitas dunia. Hal itu diungkapkan Presiden Rusia Vladimir Putin.
“Peristiwa di Makhachkala terinspirasi melalui jejaring sosial, termasuk dari wilayah Ukraina, oleh agen-agen layanan khusus Barat,” kata Putin seperti dikutip dari RT, Selasa (31/10/2023).
Telegram telah melarang 'Utro Dagestan' (Dagestan Morning), saluran yang terkait dengan intelijen Ukraina yang menyerukan penyerbuan bandara Makhachkala untuk mencari “pengungsi Yahudi.” Sekitar 150 orang ikut serta dalam kerusuhan tersebut.
Baca Juga: Massa Rusia Marah atas Perang Gaza, Serbu Bandara Buru Warga Israel
Presiden Rusia itu mengemukakan gambaran mengerikan yang muncul dari Gaza sebagai hal yang memicu respons emosional, dan menyatakan bahwa hukuman kolektif terhadap warga sipil yang tampaknya dipilih Israel sama sekali tidak dapat dibenarkan.
“Peristiwa di Makhachkala terinspirasi melalui jejaring sosial, termasuk dari wilayah Ukraina, oleh agen-agen layanan khusus Barat,” kata Putin seperti dikutip dari RT, Selasa (31/10/2023).
Telegram telah melarang 'Utro Dagestan' (Dagestan Morning), saluran yang terkait dengan intelijen Ukraina yang menyerukan penyerbuan bandara Makhachkala untuk mencari “pengungsi Yahudi.” Sekitar 150 orang ikut serta dalam kerusuhan tersebut.
Baca Juga: Massa Rusia Marah atas Perang Gaza, Serbu Bandara Buru Warga Israel
Presiden Rusia itu mengemukakan gambaran mengerikan yang muncul dari Gaza sebagai hal yang memicu respons emosional, dan menyatakan bahwa hukuman kolektif terhadap warga sipil yang tampaknya dipilih Israel sama sekali tidak dapat dibenarkan.
Lihat Juga :