Kurang Dana, Mike Pence Mundur jadi Capres Partai Republik
Minggu, 29 Oktober 2023 - 09:36 WIB
loading...
A
A
A
Kabar mundurnya Trump dari bursa capres Partai Republik menuai respon beragam dari pesaingnya. Gubernur Florida Ron DeSantis dan Trump tidak menyebut Pence dalam pidato mereka, yang muncul setelah pengumuman Pence. Namun DeSantis kemudian memposting di platform media sosial X bahwa Pence adalah "orang yang mempunyai prinsip keyakinan". Sedangan Nikki Haley memuji Pence sebagai pejuang bagi Amerika dan Israel.
Diyakini akan lebih banyak kandidat capres yang mungkin akan segera mengikuti langkah Pence yang keluar, sehingga mengkonsolidasikan banyak kandidat. Dengan lebih dari setengah lusin kandidat, pendonor dana yang mencari alternatif selain Trump enggan mengeluarkan uang mereka.
Namun, keunggulan Trump begitu besar sehingga mungkin tidak menjadi masalah, dan para pesaingnya mungkin memutuskan untuk bertahan lebih lama. Tidak ada alternatif yang jelas yang muncul sejak kampanye DeSantis melemah setelah awal yang mengecewakan.
Pence mengumumkan pencalonannya sebagai presiden pada bulan Juni namun gagal menarik cukup banyak pemilih primer dan donor untuk mempertahankan pencalonannya, yang hanya mencapai satu digit dalam jajak pendapat.
Sebagai seorang juru kampanye yang kaku dan kekurangan karisma, Pence kekurangan uang pada bulan Oktober. Dia gagal menarik perhatian di negara bagian Iowa yang menjadi nominasi Partai Republik pertama meskipun menghabiskan waktu dan sumber daya di sana.
Total penggalangan dana kuartal ketiga yang dilakukan Pence pada 15 Oktober menunjukkan bahwa kampanyenya terlilit utang sebesar USD620.000, dengan uang tunai yang tersisa hanya sebesar USD1,2 juta. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan beberapa pesaingnya dari Partai Republik yang memiliki kinerja lebih baik dan tidak cukup untuk bersaing memperebutkan kursi Gedung Putih.
Dalam beberapa pemilu sebelumnya, mantan wakil presiden yang bersaing untuk menjadi calon Gedung Putih cukup berhasil, termasuk George H.W. Bush pada tahun 1988 dan kandidat dari Partai Demokrat Al Gore pada tahun 2000. Biden sendiri merupakan wakil presiden dari mantan Presiden Barack Obama.
Baca Juga: Hampir Sebulan Kosong, DPR AS Akhirnya Punya Ketua Baru
Diyakini akan lebih banyak kandidat capres yang mungkin akan segera mengikuti langkah Pence yang keluar, sehingga mengkonsolidasikan banyak kandidat. Dengan lebih dari setengah lusin kandidat, pendonor dana yang mencari alternatif selain Trump enggan mengeluarkan uang mereka.
Namun, keunggulan Trump begitu besar sehingga mungkin tidak menjadi masalah, dan para pesaingnya mungkin memutuskan untuk bertahan lebih lama. Tidak ada alternatif yang jelas yang muncul sejak kampanye DeSantis melemah setelah awal yang mengecewakan.
Pence mengumumkan pencalonannya sebagai presiden pada bulan Juni namun gagal menarik cukup banyak pemilih primer dan donor untuk mempertahankan pencalonannya, yang hanya mencapai satu digit dalam jajak pendapat.
Sebagai seorang juru kampanye yang kaku dan kekurangan karisma, Pence kekurangan uang pada bulan Oktober. Dia gagal menarik perhatian di negara bagian Iowa yang menjadi nominasi Partai Republik pertama meskipun menghabiskan waktu dan sumber daya di sana.
Total penggalangan dana kuartal ketiga yang dilakukan Pence pada 15 Oktober menunjukkan bahwa kampanyenya terlilit utang sebesar USD620.000, dengan uang tunai yang tersisa hanya sebesar USD1,2 juta. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan beberapa pesaingnya dari Partai Republik yang memiliki kinerja lebih baik dan tidak cukup untuk bersaing memperebutkan kursi Gedung Putih.
Dalam beberapa pemilu sebelumnya, mantan wakil presiden yang bersaing untuk menjadi calon Gedung Putih cukup berhasil, termasuk George H.W. Bush pada tahun 1988 dan kandidat dari Partai Demokrat Al Gore pada tahun 2000. Biden sendiri merupakan wakil presiden dari mantan Presiden Barack Obama.
Baca Juga: Hampir Sebulan Kosong, DPR AS Akhirnya Punya Ketua Baru
Lihat Juga :