Karena Kalah Perang dan Bangkrut, Lebih dari 2.000 Pejabat Ukraina Pilih Melarikan Diri ke Luar Negeri

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 16:29 WIB
loading...
Karena Kalah Perang...
Banyak pejabat Ukraina memilih melarikan diri ke luar negeri karena negaranya bangkrut. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Ukraina sudah dinyatakan sebagai negara yang bangkrut karena kalah perang melawan Rusia. Apalagi, Barat terutama Amerika Serikat (AS) sudah meninggalkan Ukraina dan memilih Israel. Itu menyebabkan banyak pejabat Ukraina memilih hengkang dari negara tersebut.

"Diperkirakan 2.100 pejabat Ukraina telah berusaha meninggalkan negara itu secara ilegal tahun ini," kata juru bicara layanan penjaga perbatasan nasional, Andrey Demchenko, kepada kantor berita TSN.

Statistik tersebut terungkap sebagai tanggapan atas permintaan langsung mengenai pemalsuan dokumen untuk menghindari wajib militer.

Baca Juga: Israel Lanjutkan Invasi Darat ke Gaza Utara

Demchenko mengatakan ada sedikit penurunan dalam upaya menggunakan dokumen palsu untuk melintasi perbatasan di pos pemeriksaan, mungkin karena semakin sulitnya mendapatkan dokumen palsu. Namun, dia menambahkan, ada peningkatan upaya untuk melintasi perbatasan dari pos pemeriksaan resmi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Selalu Kalah Lawan Rusia,...
Selalu Kalah Lawan Rusia, Barat Berpikir Ulang Dukungan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved