Israel Kalap, 704 Warga Gaza Tewas Dibombardir dalam 24 Jam
Rabu, 25 Oktober 2023 - 06:24 WIB
loading...
A
A
A
Namun, lanjut militer Israel, pihaknya membutuhkan waktu untuk menghancurkan kelompok perlawanan Palestina tersebut yang melakukan serangan mematikan lintas perbatasan yang mengejutkan Israel pada 7 Oktober lalu.
Sementara itu, Badan-badan PBB telah memohon dan “berlutut” agar bantuan darurat diizinkan tanpa hambatan ke Gaza, dengan mengatakan bahwa lebih dari 20 kali pengiriman saat ini dibutuhkan untuk mendukung penduduk Palestina setelah dua minggu pengeboman oleh militer Israel.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memohon agar warga sipil dilindungi, menyuarakan keprihatinan tentang “pelanggaran nyata terhadap hukum kemanusiaan internasional” di Gaza.
Ketika badan-badan bantuan internasional memperingatkan akan adanya bencana kemanusiaan yang terjadi di wilayah kecil dan miskin, salah satu tempat berpenduduk terpadat di dunia, Presiden Prancis Emmanuel Macron terbang ke Israel.
Macron mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa Prancis berdiri “bahu-membahu” dengan Israel dalam perangnya dengan Hamas tetapi negara Yahudi itu tidak boleh berperang “tanpa aturan".
Netanyahu mengatakan Israel akan berusaha melindungi warga sipil sembari berupaya memastikan mereka “tidak lagi hidup di bawah tirani Hamas".
Sementara itu, Badan-badan PBB telah memohon dan “berlutut” agar bantuan darurat diizinkan tanpa hambatan ke Gaza, dengan mengatakan bahwa lebih dari 20 kali pengiriman saat ini dibutuhkan untuk mendukung penduduk Palestina setelah dua minggu pengeboman oleh militer Israel.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memohon agar warga sipil dilindungi, menyuarakan keprihatinan tentang “pelanggaran nyata terhadap hukum kemanusiaan internasional” di Gaza.
Ketika badan-badan bantuan internasional memperingatkan akan adanya bencana kemanusiaan yang terjadi di wilayah kecil dan miskin, salah satu tempat berpenduduk terpadat di dunia, Presiden Prancis Emmanuel Macron terbang ke Israel.
Macron mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa Prancis berdiri “bahu-membahu” dengan Israel dalam perangnya dengan Hamas tetapi negara Yahudi itu tidak boleh berperang “tanpa aturan".
Netanyahu mengatakan Israel akan berusaha melindungi warga sipil sembari berupaya memastikan mereka “tidak lagi hidup di bawah tirani Hamas".
(mas)
Lihat Juga :