Trump Minta Potongan, Akuisisi TikTok seperti Permainan Mafia
Rabu, 05 Agustus 2020 - 12:08 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumya Microsoft untuk pertama kali mengonfirmasi rencana untuk mengakuisisi Tik-Tok, aplikasi media sosial yang sedang populer di dunia. Investor lainnya juga diundang untuk ikut serta dalam akuisisi tersebut.
Microsoft menyatakan telah menggelar perbincangan dengan perusahaan teknologi asal China, Byte Dance, untuk mengakuisisi TikTok di Amerika Serikat (AS). Microsoft berharap kesepakatan akan dicapai pada 15 September mendatang. (Baca juga: Diincar Microsoft, ByteDance Mati-matian Pertahankan TikTok)
Jika berhasil, Microsoft akan menggalang kekuatan baru dalam industri teknologi serta menyelesaikan kontroversi yang meliputi perusahaan teknologi asal China di AS. Sebelumnya, Pemerintah AS melarang keras produk teknologi asal China.
Tak lama setelah Microsoft memberikan pernyataan, Presiden AS Donald Trump menentang rencana tersebut dan mengancam akan melarang TikTok di AS. Microsoft berencana membeli TikTok di AS, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.
Chief Executive Officer(CEO) Microsoft, Satya Nadella, telah bertemu dan berkomunikasi dengan Trump. Namun, sejauh ini, Microsoft tidak membeberkan isi dari pertemuan tersebut.
Microsoft menyatakan telah menggelar perbincangan dengan perusahaan teknologi asal China, Byte Dance, untuk mengakuisisi TikTok di Amerika Serikat (AS). Microsoft berharap kesepakatan akan dicapai pada 15 September mendatang. (Baca juga: Diincar Microsoft, ByteDance Mati-matian Pertahankan TikTok)
Jika berhasil, Microsoft akan menggalang kekuatan baru dalam industri teknologi serta menyelesaikan kontroversi yang meliputi perusahaan teknologi asal China di AS. Sebelumnya, Pemerintah AS melarang keras produk teknologi asal China.
Tak lama setelah Microsoft memberikan pernyataan, Presiden AS Donald Trump menentang rencana tersebut dan mengancam akan melarang TikTok di AS. Microsoft berencana membeli TikTok di AS, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.
Chief Executive Officer(CEO) Microsoft, Satya Nadella, telah bertemu dan berkomunikasi dengan Trump. Namun, sejauh ini, Microsoft tidak membeberkan isi dari pertemuan tersebut.
Lihat Juga :