Korut Sesumbar Tentaranya Siaga Luncurkan Bara ke Daratan AS

Minggu, 13 Agustus 2017 - 01:18 WIB
Korut Sesumbar Tentaranya...
Korut Sesumbar Tentaranya Siaga Luncurkan Bara ke Daratan AS
A A A
PYONGYANG - Pemerintah Kim Jong-un melalui media pemerintah Korea Utara (Korut) sesumbar bahwa tentara revolusionernya sekarang siaga untuk luncurkan bara ke daratan Amerika Serikat (AS). Negara komunis itu mengklaim mampu berperang dengan Washington.

Pernyataan pemerintah Kim Jong-un itu dimunculkan dalam editorial media pemerintah pada hari Sabtu. Reaksi itu sebagai balasan atas ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap Kim Jong-un dan Korut.

”Militer Korea Utara mampu memerangi perang yang diinginkan AS, sekarang siaga untuk meluncurkan bara ke daratannya, menunggu perintah serangan terakhir,” bunyi pernyataan pemerintah Kim Jong-un, yang dikutip dari ABC News, Minggu (13/8/2017).

Baca: Korut: Jika AS Tak Ingin Azab Tragis, Bicara yang Baik

Ancaman Trump terhadap Trump yang disampaikan di New Jersey pada hari Jumat telah membuat Pyongyang marah. Trump dalam ancamannya mengatakan bahwa, Kim Jong-un tidak akan lolos dari apa yang telah dia lakukan.

”Jika pemerintah Trump tidak menginginkan dinasti Amerika menjemput azab tragisnya di masa jabatannya, mereka sebaiknya berbicara dan bertindak dengan baik,” kata pemerintah Korut dalam pernyataan balasan tersebut.

”Akhir-akhir ini, presiden dan sekutu lainnya dari AS menangisi 'opsi militer' terhadap DPRK, dengan alasan bahwa mereka 'tidak akan mengesampingkan perang'. Sementara itu, mereka mengenalkan aset nuklir strategis yang besar ke semenanjung Korea, menertawakan latihan perang nuklir yang sembrono dan membuat situasi regional sangat tegang,” lanjut pernyataan itu.

Sementara itu, Gedung Putih mengatakan bahwa Trump telah melakukan percakapan telepon pada hari Jumat dengan Presiden China Xi Jinping. Mereka menegaskan kembali komitmen bersama terkait de-nuklirisasi di Semenanjung Korea.

Presiden Trump kembali menyampaikan rasa hormatnya kepada Presiden Xi Jinping atas dukungan Beijing dalam voting di Dewan Keamanan PBB untuk penjatuhan sanksi terhadap rezim Kim Jong-un.

Gedung Putih mengatakan bahwa Trump berharap bisa bertemu dengan Xi pada akhir tahun ini di China.

Selama percakapan telepon dengan Trump, Presiden Xi mendesak Korut untuk meruntuhkan retorika perangnya.

”Saat ini, pihak-pihak terkait harus menahan diri dan menghindari kata-kata dan perbuatan yang akan memperparah ketegangan di Semenanjung Korea,” kata Xi, seperti dikutip Fox News.
(mas)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
1 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
1 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
2 jam yang lalu
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 jam yang lalu
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
3 jam yang lalu
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved