Viral, Hamas Rawat Bayi-bayi yang Diambil dari Israel dengan Lembut
Sabtu, 14 Oktober 2023 - 08:45 WIB
loading...
A
A
A
Menjelang akhir video, seorang agen Hamas meminta seorang anak kecil mengucapkan "Bismillah" sambil menawarkan secangkir air.
Anak itu mengatakannya, dan mengambil cangkirnya. Anak yang sama terlihat di awal video duduk di meja dan menangis, sementara seorang agen Hamas membalut pergelangan kakinya yang berlumuran darah dengan perban.
Israel dan Amerika Serikat telah berjanji untuk melakukan segala daya mereka untuk membebaskan para sandera, yang diyakini ditahan di tempat persembunyian Hamas di Jalur Gaza, salah satu tempat terpadat di dunia.
Sementara itu, ribuan warga Palestina telah melarikan diri ke Gaza selatan untuk mencari perlindungan hari ini setelah Israel memperingatkan mereka untuk mengungsi sebelum serangan darat terhadap Hamas.
Serangan Hamas, yang diberi nama Operasi Badai al-Aqsa, terhadap Israel pada Sabtu pekan lalu telah menewaskan lebih dari 1.300 warga Israel. Para pejabat militer Zionis terkejut dengan serangan mendadak itu, membandingkannya dengan serangan 9/11 di Amerika Serikat.
Hampir 1.800 warga Gaza, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil dan termasuk lebih dari 580 anak-anak, tewas dalam gelombang serangan rudal di daerah kantong Palestina tersebut.
Anak itu mengatakannya, dan mengambil cangkirnya. Anak yang sama terlihat di awal video duduk di meja dan menangis, sementara seorang agen Hamas membalut pergelangan kakinya yang berlumuran darah dengan perban.
Israel dan Amerika Serikat telah berjanji untuk melakukan segala daya mereka untuk membebaskan para sandera, yang diyakini ditahan di tempat persembunyian Hamas di Jalur Gaza, salah satu tempat terpadat di dunia.
Sementara itu, ribuan warga Palestina telah melarikan diri ke Gaza selatan untuk mencari perlindungan hari ini setelah Israel memperingatkan mereka untuk mengungsi sebelum serangan darat terhadap Hamas.
Serangan Hamas, yang diberi nama Operasi Badai al-Aqsa, terhadap Israel pada Sabtu pekan lalu telah menewaskan lebih dari 1.300 warga Israel. Para pejabat militer Zionis terkejut dengan serangan mendadak itu, membandingkannya dengan serangan 9/11 di Amerika Serikat.
Hampir 1.800 warga Gaza, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil dan termasuk lebih dari 580 anak-anak, tewas dalam gelombang serangan rudal di daerah kantong Palestina tersebut.
Lihat Juga :