6 Unit Khusus Hamas yang Dikerahkan dalam Operasi Badai Al-Aqsa, Nomor 4 Paling Ditakuti Tentara Zionis

Selasa, 10 Oktober 2023 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Pada awal operasi, Hamas mengatakan pihaknya telah menembakkan 3.000 roket dalam serangan pertama. Militer Israel mengatakan 2.500 roket ditembakkan, mencatat pemboman tersebut sekitar pukul 6.30 pagi.

Roket-roket tersebut dimaksudkan untuk menimbulkan kejutan dan kebingungan sekaligus memberikan perlindungan bagi pejuang Hamas untuk menerobos pagar benteng yang mengelilingi Gaza dan melaksanakan operasi.

3. Unit Udara

6 Unit Khusus Hamas yang Dikerahkan dalam Operasi Badai Al-Aqsa, Nomor 4 Paling Ditakuti Tentara Zionis

Foto/Reuters

Tim pejuang yang menggunakan pesawat layang gantung, atau paralayang bermotor, terbang melintasi perbatasan dan mengamankan medan untuk serangan darat utama.

Video yang dirilis oleh Hamas menunjukkan unit tersebut, dengan lencana bertuliskan nama Skuadron Falcon Angkatan Udara, tampaknya sedang berlatih untuk serangan tersebut. Beberapa militan menggunakan paralayang untuk satu orang dan lainnya menggunakan paralayang untuk dua orang. Itu menunjukkan mereka berlatih untuk mendarat di sasaran dengan senjata siap pakai.

4. Unit Komando Elite

6 Unit Khusus Hamas yang Dikerahkan dalam Operasi Badai Al-Aqsa, Nomor 4 Paling Ditakuti Tentara Zionis

Foto/Reuters

Ini adalah pasukan elit berkekuatan 400 orang, yang menerobos pagar benteng Gaza menggunakan bahan peledak untuk membuka celah sehingga mereka bisa menyusup ke pihak Israel.

Setelah beberapa orang menyeberang dengan sepeda motor, buldoser digunakan untuk memperlebar lubang sehingga tim dapat memasuki wilayah Israel dengan kendaraan roda empat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Infografis
Brigade al-Qassam Hamas...
Brigade al-Qassam Hamas Bantai 15 Tentara Zionis Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved