Sukses Permalukan Zionis, Hamas Jadikan Sandera Warga Israel Jadi Tameng Hidup
Minggu, 08 Oktober 2023 - 23:05 WIB
loading...
A
A
A
Video berikutnya - juga tidak diverifikasi oleh BBC - menunjukkan dia sedang meminum air di sebuah kamar di Gaza.
Di luar Jalur Gaza, pasukan militer Israel dilaporkan telah membebaskan warga sipil Israel yang disandera di dua lokasi di selatan. Di Kibbutz Be'eri, sandera yang ditahan di ruang makan diselamatkan setelah 18 jam, saluran TV Israel melaporkan.
Laporan media Israel menyebutkan bahwa hingga 50 orang ditahan di sana.
Berbicara kepada kantor berita Reuters, seorang wanita yang diidentifikasi sebagai Ella mengatakan dia telah dibarikade di tempat perlindungan bom selama berjam-jam di kota tersebut.
“Kami mendengar banyak suara tembakan, kami diberitahu bahwa teroris ada di ruang makan, kami mendengar banyak tembakan,” katanya.
"Saya kehilangan kontak dengan keluarga saya. Saya tahu ayah saya telah diculik... tidak ada yang memberi tahu kami apa yang terjadi. Saya tidak tahu apakah ibu saya masih hidup."
Sebuah video yang diverifikasi oleh BBC menunjukkan pejuang Hamas di Be'eri mengawal orang-orang tanpa alas kaki di sepanjang jalan. Tidak jelas apakah mereka adalah sandera yang sama dengan yang ditahan di ruang makan.
Sementara itu, di Kibbutz Urim, pinggiran kota Ofakim, dua warga Israel diselamatkan setelah disandera oleh pejuang Hamas di sebuah rumah selama berjam-jam pada hari Sabtu, menurut penyiar publik Israel Kan.
Orang-orang bersenjata telah memasuki kota dan menembaki penduduk ketika mereka melarikan diri ke tempat perlindungan bom setelah alarm roket dibunyikan di kota tersebut, media Israel melaporkan.
Kedua warga tersebut sempat tinggal di apartemen mereka, di mana empat militan kemudian menyandera mereka. Para militan kemudian dibunuh oleh pasukan Israel.
"Tiga tentara Israel terluka dalam penyelamatan tersebut," kata Kan.
Sementara itu, Israel akan melakukan apa saja untuk membebaskan dan mengembalikan sandera yang telah dibawa ke Gaza.
Di luar Jalur Gaza, pasukan militer Israel dilaporkan telah membebaskan warga sipil Israel yang disandera di dua lokasi di selatan. Di Kibbutz Be'eri, sandera yang ditahan di ruang makan diselamatkan setelah 18 jam, saluran TV Israel melaporkan.
Laporan media Israel menyebutkan bahwa hingga 50 orang ditahan di sana.
Berbicara kepada kantor berita Reuters, seorang wanita yang diidentifikasi sebagai Ella mengatakan dia telah dibarikade di tempat perlindungan bom selama berjam-jam di kota tersebut.
“Kami mendengar banyak suara tembakan, kami diberitahu bahwa teroris ada di ruang makan, kami mendengar banyak tembakan,” katanya.
"Saya kehilangan kontak dengan keluarga saya. Saya tahu ayah saya telah diculik... tidak ada yang memberi tahu kami apa yang terjadi. Saya tidak tahu apakah ibu saya masih hidup."
Sebuah video yang diverifikasi oleh BBC menunjukkan pejuang Hamas di Be'eri mengawal orang-orang tanpa alas kaki di sepanjang jalan. Tidak jelas apakah mereka adalah sandera yang sama dengan yang ditahan di ruang makan.
Sementara itu, di Kibbutz Urim, pinggiran kota Ofakim, dua warga Israel diselamatkan setelah disandera oleh pejuang Hamas di sebuah rumah selama berjam-jam pada hari Sabtu, menurut penyiar publik Israel Kan.
Orang-orang bersenjata telah memasuki kota dan menembaki penduduk ketika mereka melarikan diri ke tempat perlindungan bom setelah alarm roket dibunyikan di kota tersebut, media Israel melaporkan.
Kedua warga tersebut sempat tinggal di apartemen mereka, di mana empat militan kemudian menyandera mereka. Para militan kemudian dibunuh oleh pasukan Israel.
"Tiga tentara Israel terluka dalam penyelamatan tersebut," kata Kan.
Sementara itu, Israel akan melakukan apa saja untuk membebaskan dan mengembalikan sandera yang telah dibawa ke Gaza.
Lihat Juga :