Turki Diam-diam Pasok Ukraina dengan Senapan Mesin Berat untuk Lawan Rusia
Rabu, 04 Oktober 2023 - 10:40 WIB
loading...
Tentara Ukraina dari infanteri Unit Pertahanan Teritorial (TRO) Batalyon ke-62 dari Brigade ke-103 menghadiri pelatihan militer di parit saat perang Rusia-Ukraina berlanjut di Garis Depan Selatan Oblast Zaporizhzhia, Ukraina, pada 23 Agustus 2023. Foto/An
A
A
A
ANKARA - Turki telah memasok senapan mesin berat ke Ukraina dalam perang yang sedang berlangsung melawan Rusia. Langkah ini semakin memperjelas dukungan diam-diam Ankara terhadap Kiev.
Kabar itu menurut outlet berita yang berbasis di London, Middle East Eye, yang mengutip dua sumber anonim yang mengetahui penjualan tersebut.
“Turki baru-baru ini mulai memasok model senapan mesin berat Canik M2 dari produsen senjata swasta Turki, Canik untuk digunakan oleh pasukan darat dengan kendaraan lapis baja,” ungkap laporan itu.
Ukraina menandatangani beberapa kontrak dengan Canik pada Maret, menurut salah satu sumber.
Sumber kedua mengatakan, “Lebih dari 600 senjata telah dikirim ke negara yang dilanda perang tersebut untuk digunakan oleh badan-badan seperti militer dan intelijen Ukraina.”
“Kesepakatan itu membayangkan jumlah pengiriman yang jauh lebih besar dari 600 unit; lebih banyak lagi akan dikirim dalam beberapa bulan mendatang,” ujar sumber yang tidak disebutkan namanya itu.
Dia menjelaskan, “Kami sadar bahwa senapan mesin bukanlah pengubah permainan dalam perang melawan Rusia. Tapi apakah itu menembak? Itu bisa menembak. Jadi ini sangat membantu.”
Kabar itu menurut outlet berita yang berbasis di London, Middle East Eye, yang mengutip dua sumber anonim yang mengetahui penjualan tersebut.
“Turki baru-baru ini mulai memasok model senapan mesin berat Canik M2 dari produsen senjata swasta Turki, Canik untuk digunakan oleh pasukan darat dengan kendaraan lapis baja,” ungkap laporan itu.
Ukraina menandatangani beberapa kontrak dengan Canik pada Maret, menurut salah satu sumber.
Sumber kedua mengatakan, “Lebih dari 600 senjata telah dikirim ke negara yang dilanda perang tersebut untuk digunakan oleh badan-badan seperti militer dan intelijen Ukraina.”
“Kesepakatan itu membayangkan jumlah pengiriman yang jauh lebih besar dari 600 unit; lebih banyak lagi akan dikirim dalam beberapa bulan mendatang,” ujar sumber yang tidak disebutkan namanya itu.
Dia menjelaskan, “Kami sadar bahwa senapan mesin bukanlah pengubah permainan dalam perang melawan Rusia. Tapi apakah itu menembak? Itu bisa menembak. Jadi ini sangat membantu.”
Lihat Juga :