AS Ingin Sanksi TikTok Cs, Ini Kata China
Senin, 03 Agustus 2020 - 23:04 WIB
loading...
China mengatakan bahwa pihaknya dengan tegas menentang setiap tindakan Amerika Serikat (AS) terhadap perusahaan perangkat lunak China, termasuk di dalamnya TikTok. Foto/REUTERS
A
A
A
BEIJING - China mengatakan bahwa pihaknya dengan tegas menentang setiap tindakan Amerika Serikat (AS) terhadap perusahaan perangkat lunak China. Ini adalah respon atas pernyataan yang dilontarkan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo.
Pompeo menuturkan akan mengambil tindakan dalam beberapa hari mendatang, sehubungan dengan beragam risiko keamanan nasional yang ditimbulkan TikTok atau perusahaan perangkat lunak China lainnya.
( Baca juga: Donald Trump Ultimatum TikTok 45 Hari atau Hilang Selamanya )
"China berharap AS dapat menghentikan kebijakan diskriminatifnya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (3/8/2020).
Sebelumnya, Pompeo juga mengklaim TikTok sedang digunakan oleh Partai Komunis China untuk memata-matai orang Amerika.
"Perusahaan-perusahaan perangkat lunak China ini melakukan bisnis di AS, apakah itu TikTok atau WeChat, dan ada banyak lagi, yang memberi data langsung ke Partai Komunis China, aparat keamanan nasional mereka," kata Pompeo.
( Baca juga: DPR: TikTok Diblokir Enggak Ada Ruginya Buat Indonesia )
"Bisa jadi itu adalah pola pengenalan wajah mereka, bisa juga informasi tentang tempat tinggal mereka, nomor telepon mereka, teman-teman mereka, dengan siapa mereka terhubung. Itulah masalah-masalah yang dijelaskan oleh Presiden (Donald) Trump yang akan kami tangani," sambungnya.
Dia mengatakan bahwa ini adalah masalah keamanan nasional AS yang sebenarnya. TikTok dan perusahaan China lainnya, jelas Pompeo, adalah masalah privasi sejati bagi rakyat Amerika.
Pompeo menuturkan akan mengambil tindakan dalam beberapa hari mendatang, sehubungan dengan beragam risiko keamanan nasional yang ditimbulkan TikTok atau perusahaan perangkat lunak China lainnya.
( Baca juga: Donald Trump Ultimatum TikTok 45 Hari atau Hilang Selamanya )
"China berharap AS dapat menghentikan kebijakan diskriminatifnya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (3/8/2020).
Sebelumnya, Pompeo juga mengklaim TikTok sedang digunakan oleh Partai Komunis China untuk memata-matai orang Amerika.
"Perusahaan-perusahaan perangkat lunak China ini melakukan bisnis di AS, apakah itu TikTok atau WeChat, dan ada banyak lagi, yang memberi data langsung ke Partai Komunis China, aparat keamanan nasional mereka," kata Pompeo.
( Baca juga: DPR: TikTok Diblokir Enggak Ada Ruginya Buat Indonesia )
"Bisa jadi itu adalah pola pengenalan wajah mereka, bisa juga informasi tentang tempat tinggal mereka, nomor telepon mereka, teman-teman mereka, dengan siapa mereka terhubung. Itulah masalah-masalah yang dijelaskan oleh Presiden (Donald) Trump yang akan kami tangani," sambungnya.
Dia mengatakan bahwa ini adalah masalah keamanan nasional AS yang sebenarnya. TikTok dan perusahaan China lainnya, jelas Pompeo, adalah masalah privasi sejati bagi rakyat Amerika.
(esn)
Lihat Juga :