Inggris Desak Jerman Setujui Penjualan Jet Tempur Typhoon ke Arab Saudi demi Rp94,7 Triliun

Kamis, 28 September 2023 - 09:02 WIB
loading...
A A A
Sekadar diketahui, tet tempur Eurofighter Typhoon telah dikembangkan sejak pertengahan 1980-an, dengan keterlibatan konsorsium perusahaan pertahanan termasuk BAE Systems Inggris dan perusahaan lainnya di Jerman, Italia dan Spanyol, di bawah dukungan NATO.

Oleh karena itu, partisipasi Jerman memberi Berlin kemampuan untuk memveto setiap penjualan jet tersebut di masa depan, sebuah kekuatan yang kini digunakan Jerman untuk menolak pengiriman ke Riyadh yang membuat London sangat kecewa.

Bagian dari lobi tegas London yang dilakukan Inggris dilaporkan mencakup ancaman terhadap pemerintah Jerman bahwa mereka akan dikeluarkan dari program Eurofighter Typhoon melalui penggunaan klausul hukum yang telah lama ada.

Kesepakatan penjualan jet tempur tersebut ke Arab Saudi sangat bermanfaat bagi Inggris, perekonomiannya dan industri pertahanannya, khususnya dalam hal mempertahankan ribuan lapangan kerja di pabrik-pabrik BAE Systems di bagian utara Inggris.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh perusahaan pertahanan tahun lalu, program jet Typhoon menyumbang sekitar £1,4 miliar (USD1,7 miliar) per tahun bagi perekonomian Inggris, dengan sekitar 5.000 lapangan kerja di pabrik BAE Systems dan tambahan 15.000 di seluruh Inggris bergantung pada program tersebut, menjadikannya kepentingan strategis yang vital.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Tragis! Pesawat Bawa...
Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved