Dicegah Hubungi Selingkuhan, Wanita Ini Habisi Suaminya dengan Sup Beracun

Sabtu, 23 September 2023 - 19:48 WIB
loading...
Dicegah Hubungi Selingkuhan,...
Ilustrasi seorang suami di Lebanon dibunuh istrinya dengan sup beracun. Korban dibunuh setelah mencegah tersangka menghubungi pria selingkuhannya. Foto/REUTERS
A A A
BEIRUT - Seorang wanita di Lebanon ditangkap polisi atas tuduhan membunuh suaminya secara brutal setelah korban mencegahnya untuk menghubungi pria selingkuhannya asal Suriah.

Wanita asal Basateen, distrik Ali, tersebut membujuk suaminya untuk mengonsumsi sup beracun, yang mengakibatkan kematiannya dalam beberapa menit.

Dia kemudian meminta bantuan dua kaki tangannya yang membantu merelokasi jenazahnya ke kawasan hutan, di mana mereka menyiram jenazah tersebut dengan asam sebelum menguburkannya.

Polisi Lebanon telah mengonfirmasi kejahatan keji ini tanpa mengungkap identitas korban dan para tersangka.

Menurut polisi, pada 26 Agustus, seorang pria berusia 60-an tahun menghubungi pusat keamanan, melaporkan hilangnya putranya setelah meninggalkan rumah mereka di Basateen sekitar pukul 21.00 malam pada 20 Agustus.

Baca Juga: Ketika Orang-orang Jepang Ditanya Apakah Jajan PSK Itu Selingkuh....

Dari laporan itu, istri korban kemudian dipanggil polisi untuk diinterogasi, di mana dia awalnya mengeklaim bahwa orang tak dikenal telah membawa suaminya ke lokasi yang dirahasiakan malam itu, dan berspekulasi bahwa suaminya mungkin pergi ke Suriah.

Ketika ditanya tentang kegagalannya melaporkan hilangnya sang suami, dia bersikeras bahwa suaminya telah menghilang dari rumah mereka beberapa hari sebelumnya dengan cara yang sama, tetapi sejak saat itu dia terus berkomunikasi dengannya melalui pesan teks.

Kecurigaan muncul di kalangan penyelidik polisi ketika perangkat seluler orang yang hilang itu ditelusuri kembali ke daerah Basateen, hal ini bertentangan dengan pernyataan wanita tersebut.

Pada 8 September, penyidik melakukan penggeledahan di kediaman pria hilang tersebut dan menahan istrinya untuk diinterogasi.

Awalnya, dia menyangkal terlibat dalam hilangnya suaminya, namun ketika dihadapkan dengan bukti perselingkuhannya dengan seorang pria Suriah, dia mengakui perselingkuhannya dan mengungkapkan kecurigaan suaminya terhadap skandal asmaranya.

Korban telah mencegahnya menghubungi kekasih terlarang, mendorong wanita tersebut untuk melakukan pembunuhan terhadap korban.

Pada 20 Agustus, wanita tersebut memasukkan racun mematikan ke dalam makan malam suaminya setelah memikat sang suami dengan hidangan favoritnya—sup dari dapur setempat.

Wanita itu mengambil tanggung jawab penuh atas kejahatan tersebut, di mana kekasih terlarangnya hanya membantu merelokasi jenazah korban untuk dimakamkan.

Setelah kejadian direkonstruksi, jenazah korban ditemukan dan dikirim ke Institut Kedokteran Forensik untuk diidentifikasi. Sementara itu, kekasih wanita tersebut melarikan diri ke Suriah, dan pihak berwenang berupaya keras untuk menangkapnya.

Mengutip laporan Jerusalem Post, Sabtu (23/9/2023), wanita tersebut masih ditahan sambil menunggu selesainya proses hukum terhadapnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Messi Pecahkan Rekor...
Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria di Babak Pertama
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved