Krasukha, Sistem Peperangan Elektronik Baru Rusia yang Tak Tertandingi

Minggu, 17 September 2023 - 06:01 WIB
loading...
A A A
Sistem perangkat lunak dan perangkat keras Krasukha memiliki kemampuan mengganggu peralatan yang ada di dalam drone, sehingga secara efektif membuat UAV menjadi buta dan tidak berdaya.

Hal ini memaksa pesawat untuk naik ke ketinggian yang lebih tinggi, menempatkannya dalam jangkauan pertahanan udara Rusia, yang kemudian memusnahkan targetnya.

Karakteristik Unik


Menurut pakar Rusia Roman Nasonov, Krasukha-S4 merupakan sistem paling efektif di kelasnya. Ia mampu menciptakan gangguan radio dalam rentang frekuensi yang luas, tanpa batasan azimuth dan elevasi.

Sistem ini dapat secara efektif menyerang target udara apa pun. Jangkauan kompleks Krasukha-S4, yang terdiri dari dua kendaraan, lebih dari 300 kilometer (186 mil).

Jarak sumbu roda Krasukha-S4 adalah kendaraan segala medan Kamaz empat gandar, sehingga sistem bergerak dapat beroperasi di area mana pun, pada suhu berkisar antara minus 50C hingga plus 50C derajat.

Mulai Produksi Massal


Krasukha-S4, dikembangkan Radioelectronic Technologies Concern KRET, perusahaan induk di bawah Rostec Corporation milik negara Rusia.

Sistem itu diciptakan pada 2009 dan mulai diproduksi massal untuk sistem peperangan elektroniknya pada 2011.

Setelah rentang waktu dua tahun, Kementerian Pertahanan Rusia (MoD) mengakuisisi batch perdana sistem Krasukha-S4.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Palestina Akhirnya Gelar...
Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun
Rekomendasi
Pelatih Spanyol Pilih...
Pelatih Spanyol Pilih Hati-hati Tanggapi Kontroversi Wasit Piala Dunia 2026
Dermaster Gizi, Slimming...
Dermaster Gizi, Slimming & Metabolic Center Resmi Dibuka, Tawarkan Program Diet Personal Berbasis Medis
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved