Uni Eropa Yakin Ukraina Adalah Negara yang Sangat Korup
Selasa, 12 September 2023 - 00:48 WIB
loading...
Ukraina diyakini sebagai negara korup sehingga sulit bergabung dengan Uni Eropa. Foto/Reuters
A
A
A
KIEV - Korupsi yang meluas di Ukraina dapat menghambat upaya Kiev untuk menjadi anggota UE. Hal itu diungkapkan seorang diplomat Eropa Barat kepada Politico.
Diplomat itu mengatakan upaya Presiden Ukraina Vladimir Zelensky untuk mengatasi masalah ini juga telah membuat Brussels khawatir.
Ukraina mengajukan permohonan keanggotaan di Uni Eropa pada Februari lalu, dan secara resmi diberikan status kandidat empat bulan kemudian.
Meskipun Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen diperkirakan akan membahas masalah perluasan ini dalam pidato kenegaraannya pada hari Rabu, dan Presiden Dewan Uni Eropa Charles Michel telah berjanji untuk menerima semua negara kandidat pada tahun 2030, upaya Ukraina untuk maju bisa terhambat oleh korupsi yang merajalela.
"Ukraina adalah negara yang sangat korup,” kata seorang diplomat Eropa Barat yang tidak mau disebutkan namanya kepada Politico.
“Kami ingin memberikan sinyal positif kepada Ukraina, namun hal-hal seperti usulan untuk memberikan lebih banyak wewenang kepada badan intelijen [Ukraina] dalam menangani korupsi dapat mengirimkan pesan yang salah.”
Usulan tersebut diajukan oleh Zelensky bulan lalu. Menyusul pembersihan pejabat yang diduga korup di Kementerian Pertahanan Ukraina, Zelensky mengumumkan bahwa ia akan menugaskan Dinas Keamanan Ukraina (SBU) untuk menyelidiki dan mengadili kasus-kasus korupsi, sehingga mengambil kewenangan investigasi dari berbagai lembaga anti-korupsi di negara tersebut.
Diplomat itu mengatakan upaya Presiden Ukraina Vladimir Zelensky untuk mengatasi masalah ini juga telah membuat Brussels khawatir.
Ukraina mengajukan permohonan keanggotaan di Uni Eropa pada Februari lalu, dan secara resmi diberikan status kandidat empat bulan kemudian.
Meskipun Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen diperkirakan akan membahas masalah perluasan ini dalam pidato kenegaraannya pada hari Rabu, dan Presiden Dewan Uni Eropa Charles Michel telah berjanji untuk menerima semua negara kandidat pada tahun 2030, upaya Ukraina untuk maju bisa terhambat oleh korupsi yang merajalela.
"Ukraina adalah negara yang sangat korup,” kata seorang diplomat Eropa Barat yang tidak mau disebutkan namanya kepada Politico.
“Kami ingin memberikan sinyal positif kepada Ukraina, namun hal-hal seperti usulan untuk memberikan lebih banyak wewenang kepada badan intelijen [Ukraina] dalam menangani korupsi dapat mengirimkan pesan yang salah.”
Usulan tersebut diajukan oleh Zelensky bulan lalu. Menyusul pembersihan pejabat yang diduga korup di Kementerian Pertahanan Ukraina, Zelensky mengumumkan bahwa ia akan menugaskan Dinas Keamanan Ukraina (SBU) untuk menyelidiki dan mengadili kasus-kasus korupsi, sehingga mengambil kewenangan investigasi dari berbagai lembaga anti-korupsi di negara tersebut.
Lihat Juga :