Jurnalis Selandia Baru Klaim Akan Disuap dan Diintimidasi Pejabat Indonesia, Kemlu Menyangkal

Rabu, 06 September 2023 - 23:17 WIB
loading...
Jurnalis Selandia Baru...
Delegasi Indonesia di KTT Pemimpin Melanesia di Port Villa. Foto/ RNZ Pacific / Kelvin Anthony
A A A
WELLINGTON - Seorang jurnalis Radio New Zealand mengatakan seorang pejabat pemerintah Indonesia berusaha menyuap dan mengintimidasi dia pada pertemuan para pemimpin Melanesian Spearhead Group ke-22 baru-baru ini di Port Vila.

Pemerintah Indonesia telah memberikan tanggapan pada Senin (4/9/2023) dengan mengatakan bahwa mereka “pasti akan mempertimbangkan” klaim tersebut.

Jurnalis RNZ Kelvin Anthony berada di Port Vila untuk meliput KTT Pemimpin MSG dua minggu lalu ketika dia ditawari “hadiah” setelah wawancara eksklusif dengan Duta Besar Indonesia untuk Australia, Siswo Pramono.

“Saya ditawari wawancara eksklusif dengan Duta Besar Indonesia untuk Australia pada pertemuan MSG setelah awal pekan ini diberitahu oleh Ardi Nuswantoro bahwa pemerintahnya tidak menyukai apa yang dipublikasikan RNZ tentang Papua Barat dan hal itu tidak seimbang,” katanya, dilansir RNZ.

Baca Juga: 30 WNI Bentrok di Taiwan, 1 Orang Tewas

“Saya menyakinkan para delegasi bahwa RNZ melakukan segala upaya untuk bersikap seimbang dan adil dan kami ingin memihak Indonesia juga, namun kami memerlukan kesempatan untuk berbicara secara terbuka.”

Usai berkomunikasi tatap muka dan online melalui WhatsApp - SMS dan catatan panggilan dilihat RNZ, Anthony datang ke Holiday Inn Resort pada pukul 12.00 untuk wawancara pada Rabu, 23 Agustus.

“Saya mewawancarai Pramono untuk membahas serangkaian pertanyaan luas termasuk masalah hak asasi manusia di Papua Barat, pertemuan MSG, dan niat Jakarta di Pasifik, yang berlangsung lebih dari 40 menit,” kata Anthony.

“Saya pikir saya telah melakukan wawancara eksklusif yang menghasilkan cerita yang kuat dari pertemuan tersebut yang menyentuh isu-isu sensitif namun relevan yang melibatkan Indonesia, isu Papua Barat, dan Pasifik.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Culik 5 dari...
Israel Culik 5 dari 9 WNI yang Gabung Global Sumud Flotilla, Ini Respons Kemlu RI
Kemlu Koordinasi Pembebasan...
Kemlu Koordinasi Pembebasan 4 ABK WNI MT Honour 25 yang Dibajak Perompak Somalia
Kemitraan Indonesia...
Kemitraan Indonesia dan Korsel Makin Strategis, Kemlu RI Soroti Peran Middle Power di Indo-Pasifik
Update Kecelakaan Kapal...
Update Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia, 7 WNI Meninggal Dunia
Kemlu Murka Israel Pasang...
Kemlu Murka Israel Pasang Spanduk di Atas Gedung Rumah Sakit Indonesia di Gaza
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved