China Melarang Jenggot 'Abnormal' dan Jilbab di Wilayah Muslim

Jum'at, 31 Maret 2017 - 08:42 WIB
China Melarang Jenggot...
China Melarang Jenggot 'Abnormal' dan Jilbab di Wilayah Muslim
A A A
BEIJING - Pihak berwenang China memberlakukan larangan memelihara jenggot yang dianggap “abnormal” dan jilbab di tempat umum di Provinsi Xinjiang. Provinsi itu merupakan wilayah yang dihuni mayoritas Muslim.

Larangan dari otoritas China ini sebagai upaya untuk mengekang ekstremisme dan radikalisasi di wilayah yang berbatasan Kyrgyzstan, Tajikistan dan Afghanistan.

Xinjiang dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi medan bentrok antara milisi Uighur dengan polisi China. Para milisi dianggap mengobarkan sentimen separatis di Xinjiang.

Aturan baru soal larangan itu akan diberlakukan mulai Sabtu besok. Hal itu diumumkan di website pemerintah setempat. Dalam pengumumannya, pemerintah China melarang warga Xinjiang menyebarkan ide-ide ekstremis.

”Orang tua harus menggunakan perilaku moral yang baik untuk mempengaruhi anak-anak mereka, mendidik mereka untuk menghormati ilmu, mengejar budaya, menjunjung persatuan etnis dan menolak serta menentang ekstremisme,” bunyi pengumuman tersebut, seperti dikutip DW, Jumat (31/3/2017).

Penamaan bayi juga akan diatur, di mana nama-nama bayi untuk membesarkan semangat keagamaan akan dilarang. Orang tua juga akan dilarang menjalankan homeschool bagi anak-anak mereka.

Komunitas Muslim Uighur telah lama menjalankan praktik kehidupan Muslim seperti di Arab Saudi dan Pakistan, seperti kaum perempuan yang mengenakan cadar penuh. Namun, oleh pemerintah China praktik seperti itu dianggap sebagai pembangkangan.

Sebelumnya pada pertengan bulan ini, Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan parlemen mengatakan bahwa Xinjiang membutuhkan ”tembok besar besi” yang akan melindungi wilayah tersebut. Komentar itu mengacu pada upaya China membentengi Xinjiang dari paham radikalisme dan ekstremisme.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
37 menit yang lalu
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
1 jam yang lalu
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
2 jam yang lalu
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
3 jam yang lalu
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved