Kenapa Rusia Tidak Butuh Demokrasi Gaya Barat? Ini Jawabannya

Minggu, 20 Agustus 2023 - 21:35 WIB
loading...
Kenapa Rusia Tidak Butuh...
Ketua Komisi Pemilu Rusia Ella Pamfilova menyatakan negaranya tak butuh demoktrasi. Foto.Moskva News Agency
A A A
MOSKOW - Kepala Komisi Pemilu Rusia Ella Pamfilova menegaskan bahwa Rusia tidak menggunakan demokrasi gaya Barat. Itu ditegaskan hanya beberapa minggu sebelum pemilihan regional akan diadakan di seluruh negeri.

Pamfilova - yang dikenal mengawasi meluasnya penerapan pemungutan suara online yang kontroversial, "mengatur ulang" batas masa jabatan presiden, dan referendum di Ukraina yang diduduki - menggambarkan demokrasi sebagai "metode pembentukan kekuasaan melalui pemilihan."

"Apa yang terjadi hari ini di Barat? Demokrasi semacam itu bukanlah aturan mayoritas, itu adalah aturan minoritas. Kami tidak membutuhkan demokrasi seperti itu," kata Pamfilova, dilansir RIA Novosti.

Baca Juga: 5 Keunggulan Jet Tempur JAS 39 Gripen dari Swedia, Paling Siap dalam Serangan Mendadak

Pamfilova mengungkapkan komisi pemilu berdiri sebagai "salah satu yang paling efektif" di antara semua struktur pemerintahan Rusia, karena menyelesaikan tugas "dengan pengeluaran minimal dan efisiensi maksimal".

"Saya yakin banyak agensi harus belajar dari cara kami melakukan sesuatu," tambahnya.

Pernyataan Pamfilova datang menjelang pemilihan daerah bulan depan di seluruh Rusia, serta pemilihan presiden 2024 di mana Presiden Vladimir Putin diperkirakan akan mencalonkan diri kembali untuk masa jabatan kelima.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved