3 Skenario Intervensi Para Pemimpin Afrika Barat dalam Menyelesaikan Kudeta Niger

Sabtu, 05 Agustus 2023 - 09:23 WIB
loading...
3 Skenario Intervensi...
Para pemimpin negara di Afrika Barat memiliki beberapa opsi untuk mengatasi krisis kudeta di Niger. Foto/Reuters
A A A
DAKAR - Saat ultimatum tujuh hari yang diberikan oleh para pemimpin Afrika Barat yang tergabung dalam Ecowas kepada militer di Niger untuk mengembalikan Presiden Mohamed Bazoum hampir berakhir, kedua belah pihak harus membuat keputusan penting.

Minggu malam lalu, blok regional Ecowas, yang dipimpin oleh Presiden Bola Tinubu dari negara tetangga Nigeria, mengatakan junta militer Niger memiliki waktu seminggu untuk memulihkan tatanan konstitusional atau menghadapi kemungkinan penggunaan kekuatan.

Sanksi terhadap para pemimpin kudeta telah diberlakukan dan pasokan listrik dari Nigeria telah diputus, bersama dengan perbatasan, yang berarti barang tidak lagi tiba dan negara yang terkurung daratan itu kehilangan akses ke pelabuhan.

Tetapi ketika ketegangan politik, diplomatik, dan militer meningkat, apa yang bisa terjadi ketika tenggat waktu berlalu?

Berikut adalah 3 skenario yang akan dimainkan para pemimpin Afrika dalam mengatasi kudeta militer di Niger.

1. Batas waktu diperpanjang

3 Skenario Intervensi Para Pemimpin Afrika Barat dalam Menyelesaikan Kudeta Niger

Foto/Reuters

Melansir BBC, salah satu opsi adalah para pemimpin Ecowas memperpanjang tenggat waktu.

Ini berbahaya dilihat sebagai penurunan, tetapi kepala negara dapat menyelamatkan muka dengan mengatakan bahwa upaya diplomatik telah mencapai kemajuan dan mereka ingin memberi mereka lebih banyak waktu.

Masalahnya saat ini upaya mediasi Ecowas belum membuahkan hasil. Delegasi yang dikirim ke Niger pada hari Kamis kembali dalam beberapa jam dengan hasil yang tampaknya sedikit.

Sementara itu, junta meningkatkan retorikanya melawan Barat dan Ecowas. Diumumkan bahwa mereka memutuskan hubungan diplomatik dengan Nigeria, Togo, AS dan Prancis, dan membatalkan perjanjian militer dengan Prancis yang memungkinkan bekas kekuatan kolonial untuk menempatkan sekitar 1.500 tentara di sana.

Dan Presiden Bazoum, yang ditahan oleh militer, menggunakan bahasa kasar dalam sebuah artikel di Washington Post. Dia menggambarkan dirinya sebagai "sandera" dan meminta AS dan seluruh komunitas internasional untuk membantu memulihkan tatanan konstitusional.

Baca Juga: 5 Fakta Jenderal Abdourahamane Tiani, Komandan Paspamres yang Jadi Presiden Baru Niger

2. Menyepakati jadwal untuk transisi

3 Skenario Intervensi Para Pemimpin Afrika Barat dalam Menyelesaikan Kudeta Niger

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved