Tiba di Mina, Jamaah Mulai Laksanakan Ibadah Haji
Rabu, 29 Juli 2020 - 11:05 WIB
loading...
Sekitar 1.000 jamaah berkumpul di Lembah Mina di luar Makkah, Arab Saudi untuk memulai perjalanan spiritual mereka. Foto/REUTERS
A
A
A
MAKKAH - Sekitar 1.000 jamaah berkumpul di Lembah Mina di luar Makkah, Arab Saudi untuk memulai perjalanan spiritual mereka. Hari Tarwiyah menandai awal dimulainya proses ibadah haji .
Tidak ada ritual besar, sehingga para jamaah akan menghabiskan waktu mereka berdoa dan merenung sampai matahari terbit pada esok hari. Pada hari Kamis para jamaah akan melakukan perjalanan ke Arafat untuk mendengarkan khotbah, puncak haji. Mereka kemudian pergi ke Muzdalifah dan bermalam, sebelum kembali ke Mina untuk ritual Jamarat.
( Baca juga: Saudi: Penting bagi Jamaah Haji untuk Ikuti Protokol Kesehatan )
Di antara para jamaah di Mina adalah Zaker Kareem dan Saifullah Al-Mohammedani, dua warga Iran yang bertemu di universitas di Madinah enam tahun yang lalu dan tinggal di Saudi. Al-Mohammedani sedang menyelesaikan tahun terakhirnya di universitas. Mereka berdua mendaftarkan nama mereka di portal haji secara bersamaan. (Lihat foto-foto: Masjidil Haram Bersiap Sambut Jamaah Haji di Saat Pandemi)
"Saya memeriksa portal sepanjang waktu untuk melihat apakah aplikasi saya diterima atau tidak," kata Al-Mohammedani dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Arab News pada Rabu (29/7/2020).
Sementara itu, Kareem mengatakan dia mengaku sangat bahagia ketika mengetahui dia masuk dalam daftar 1.000 jamaah yang diziinkan untuk berhaji. "Saya menelepon Zaker dan dia memberi tahu saya bahwa dia juga diterima. Saya benar-benar bahagia," kata Kareem.
Zelkin, seorang jamaah Azerbaijan yang tinggal dan bekerja di Jubail, mengatakan dia ingin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Saudi atas kesempatan untuk dapat menjalan ibadah haji pada saat yang sulit.
Tidak ada ritual besar, sehingga para jamaah akan menghabiskan waktu mereka berdoa dan merenung sampai matahari terbit pada esok hari. Pada hari Kamis para jamaah akan melakukan perjalanan ke Arafat untuk mendengarkan khotbah, puncak haji. Mereka kemudian pergi ke Muzdalifah dan bermalam, sebelum kembali ke Mina untuk ritual Jamarat.
( Baca juga: Saudi: Penting bagi Jamaah Haji untuk Ikuti Protokol Kesehatan )
Di antara para jamaah di Mina adalah Zaker Kareem dan Saifullah Al-Mohammedani, dua warga Iran yang bertemu di universitas di Madinah enam tahun yang lalu dan tinggal di Saudi. Al-Mohammedani sedang menyelesaikan tahun terakhirnya di universitas. Mereka berdua mendaftarkan nama mereka di portal haji secara bersamaan. (Lihat foto-foto: Masjidil Haram Bersiap Sambut Jamaah Haji di Saat Pandemi)
"Saya memeriksa portal sepanjang waktu untuk melihat apakah aplikasi saya diterima atau tidak," kata Al-Mohammedani dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Arab News pada Rabu (29/7/2020).
Sementara itu, Kareem mengatakan dia mengaku sangat bahagia ketika mengetahui dia masuk dalam daftar 1.000 jamaah yang diziinkan untuk berhaji. "Saya menelepon Zaker dan dia memberi tahu saya bahwa dia juga diterima. Saya benar-benar bahagia," kata Kareem.
Zelkin, seorang jamaah Azerbaijan yang tinggal dan bekerja di Jubail, mengatakan dia ingin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Saudi atas kesempatan untuk dapat menjalan ibadah haji pada saat yang sulit.
Lihat Juga :