Serang Masjid, Pria Kanada Atheis Mantan Muslim Dihukum Penjara 8 Tahun

Rabu, 26 Juli 2023 - 21:19 WIB
loading...
Serang Masjid, Pria...
Penyerang masuk ke Masjid Dar Al-Tawheed untuk melukai jemaah di Mississauga, Ontario, Kanada. Foto/@Hindy500/Twitter
A A A
ONTARIO - Seorang pria Kanada dijatuhi hukuman penjara delapan tahun karena serangan teror setelah merencanakan dan menyerang jemaah di masjid di Mississauga, Ontario, tahun lalu.

Serangan itu dilakukannya dengan kapak dan semprotan beruang.

Pelaku penyerangan itu bernama Mohammad Moiz Omar yang dilaporkan sebagai "ateis mantan Muslim" yang "bermaksud melakukan peristiwa korban massal," menurut dokumen pengadilan yang diterbitkan Selasa (25/7/2023).



Penyerang memasuki Pusat Islam Dar Al-Tawheed saat shalat subuh pada 19 Maret 2022. Dia dikatakan didorong oleh kebencian yang kuat dan keinginan mengintimidasi umat Islam.

Dia percaya bahwa Islam adalah "agama yang tidak toleran dan keras".

Pengadilan Tinggi Ontario menghukum Omar setelah dia mengaku bersalah pekan lalu atas tiga tindak pidana yang merupakan kegiatan teroris.

"Ini adalah serangan yang ditargetkan pada semua jemaah Islamic Centre, para jemaah yang hadir pada saat itu, dan pada beberapa nilai yang dijunjung tinggi oleh warga Kanada," ungkap Sarah Shaikh, jaksa federal di Kejaksaan Publik Kanada.

"Hukuman itu mencerminkan keseriusan pelanggaran dan kecaman masyarakat atas serangan semacam itu," ungkap dia.

Imam masjid, Ibrahim Hindy, yang menghadiri sidang minggu lalu mengatakan kepada CBC bahwa, "Dia (pelaku) adalah seseorang yang merencanakan dengan jelas apa yang ingin dia lakukan dan bagaimana dia ingin membunuh umat Islam."

"Saya hanya bersyukur bahwa jemaah kami dapat menghentikannya sebelum dia akhirnya dapat menyakiti seseorang."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Provinsi Kaya Minyak...
Provinsi Kaya Minyak di Kanada Ini Gelar Referendum untuk Cerai dari Kanada, Ini Alasan Utamanya
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Raisa Duet dengan Sung...
Raisa Duet dengan Sung Si-kyung Bawakan Lagu 'Heaven Knows'
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
Hukuman Syahrul Yasin...
Hukuman Syahrul Yasin Limpo Diperberat Jadi 12 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved