Rusia Ungkap 7 Syarat Gabung Lagi Kesepakatan Biji-bijian

Minggu, 23 Juli 2023 - 05:30 WIB
loading...
Rusia Ungkap 7 Syarat...
Pabrik memanen barley di ladang, di Wilayah Odesa, Ukraina, 23 Juni 2022. Foto/REUTERS/Igor Tkachenko
A A A
MOSKOW - Rusia siap bergabung kembali dengan kesepakatan biji-bijian yang ditengahi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Turki.

Meski demikian, Rusia menyebut hanya dengan syarat negara-negara Barat dan Ukraina memenuhi kewajiban jangka panjang mereka.

Penegasan itu diungkap wakil perwakilan tetap Rusia untuk PBB pada Jumat (21/7/2023).

Berbicara pada pengarahan Dewan Keamanan PBB tentang Inisiatif Laut Hitam, Dmitry Polyansky mencatat, “Keputusan Rusia menarik diri dari pakta tersebut, yang berupaya membuka blokir ekspor pertanian, seharusnya tidak mengejutkan siapa pun mengingat tidak ada yang dilakukan untuk mengatasi keluhan Moskow.”

Diplomat tersebut menekankan, “Rusia mengakui pentingnya kesepakatan biji-bijian untuk pasokan pangan global dan siap mempertimbangkan kembali ke sana, tetapi hanya… jika semua prinsip partisipasi Rusia yang telah disepakati sebelumnya dalam kesepakatan ini sepenuhnya diambil dan… diimplementasikan tanpa pengecualian.”

Mencantumkan kondisi Rusia, Polyansky bersikeras sanksi terhadap ekspor biji-bijian dan pupuk negara itu ke pasar global harus dicabut "dalam istilah praktis daripada hanya dalam kata-kata" sementara semua hambatan bagi lembaga keuangan Rusia yang terlibat dalam sektor ini juga harus dihapus, termasuk penyambungan kembali mereka ke sistem pembayaran SWIFT.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
7 Poin Doktrin Nuklir...
7 Poin Doktrin Nuklir Baru Rusia, Salah Satunya Wewenang Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved