Rudal Antarbenua Hwasong-18 Korut Bisa Bawa Banyak Nuklir, Momok bagi Amerika

Jum'at, 14 Juli 2023 - 19:10 WIB
loading...
A A A
Rudal yang telah diluncurkan dua kali sepanjang tahun ini merupakan upgrade dari ICBM yang diuji rezim Kim Jong-un pada 2017 yang menimbulkan kekhawatiran global.

Pakar senjata mengatakan ICBM saat itu mampu membawa satu bom dan berbahan bakar cair, yang membuat mereka rentan terhadap serangan sebelum diluncurkan karena butuh waktu untuk mengisi mesin mereka dengan propelan di landasan.

Rudal berbahan bakar padat membuat propelan dimasukkan ke dalam roket, memungkinkan mereka untuk tetap tersembunyi dari satelit mata-mata, diluncurkan dan ditembakkan dalam hitungan menit, memberi AS lebih sedikit waktu untuk mempersiapkan intersepsi.

Tantangannya menjadi lebih besar jika rudal tersebut membawa beberapa hulu ledak nuklir, bukan satu.

Namun, tidak jelas apakah ICBM dapat mengalahkan sistem antirudal dan apakah hulu ledak dapat bertahan saat masuk kembali ke atmosfer untuk mencapai target mereka.

Kemampuan Kim Jong-un untuk mengirimkan serangan nuklir yang kredibel ke AS dapat mengurangi kemungkinan Washington akan mencoba melakukan serangan pendahuluan terhadap rezimnya dan meningkatkan taruhan untuk apa yang harus ditawarkan guna membujuknya melucuti persenjataannya.

Ankit Panda, seorang senior fellow dalam program kebijakan nuklir di Carnegie Endowment for International Peace, mengatakan keberhasilan peluncuran Hwasong-18 merupakan pencapaian luar biasa yang datang dari negara yang kurang berpengalaman dengan rudal propelan padat bertingkat besar sebelum tes ini.

“Bagaimana Korea Utara berhasil mencapai tingkat kesuksesan yang menakjubkan ini dengan ICBM propelan padatnya tetap menjadi misteri, tetapi Kim Jong-un hanya memiliki sedikit keluhan,” tulis Panda dalam analisis untuk NK Pro.

Menurut Panda, kedua misil Hwasong-18 ditembakkan dari tempat yang sama di wilayah Pyongyang, yang dapat menimbulkan pertanyaan tentang kemampuannya untuk diangkut melalui jalan darat.

Dia menambahkan bahwa lokasi tersebut mungkin dipilih karena dekat dengan salah satu rumah besar Kim Jong-un, menjadikannya tempat yang nyaman bagi sang pemimpin.

Kim Jong-un mengawasi uji coba ICBM Hwasong dan memperingatkan AS dan Korea Selatan akan ada lebih banyak lagi kecuali mereka menghentikan manuver militer mereka termasuk membawa lebih banyak aset nuklir Amerika ke semenanjung Korea.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Gertak Putin, Biden...
Gertak Putin, Biden Bawa Koper Nuklir Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved