Kapal Induk AS Ditenggelamkan Pesawat Kamikaze Jepang saat PD II Ditemukan di Filipina
Rabu, 12 Juli 2023 - 20:12 WIB
loading...
USS Ommaney Bay, kapal induk AS yang ditenggelamkan pesawat kamikaze Jepang di Laut Sulu saat Perang Dunia II. Foto/NHHC
A
A
A
WASHINGTON - Kapal induk Amerika Serikat (AS) yang ditenggelamkan oleh pesawat kamikaze Jepang saat Perang Dunia (PD) II tahun 1945 telah ditemukan di Laut Sulu, di lepas pantai Filipina.
Bangkai kapal itu sebenarnya telah ditemukan empat tahun lalu, namun baru diidentifikasi sebagai kapal induk USS Ommaney Bay pada Senin lalu.
Menurut Angkatan Laut AS, sekitar 95 pelaut Amerika tewas dalam serangan 5 Januari 1945 terhadap Ommaney Bay, banyak di antaranya tenggelam bersama kapal induk tersebut.
“Ommaney Bay adalah tempat peristirahatan terakhir para pelaut Amerika yang melakukan pengorbanan terakhir untuk mempertahankan negara mereka,” kata pensiunan Laksamana Muda Samuel Cox, direktur Naval History and Heritage Command (NHHC), dalam sebuah pernyataan yang dilansir Stars and Stripes, Rabu (12/7/2023).
Baca Juga: Taiwan Tak Percaya China Mampu Tenggelamkan Kelompok Tempur Kapal Induk AS
“Penemuan ini memungkinkan keluarga dari mereka yang kehilangan sejumlah penutupan dan memberi kita semua kesempatan lain untuk mengingat dan menghormati layanan mereka kepada bangsa kita," ujarnya.
Bangkai kapal itu sebenarnya telah ditemukan empat tahun lalu, namun baru diidentifikasi sebagai kapal induk USS Ommaney Bay pada Senin lalu.
Menurut Angkatan Laut AS, sekitar 95 pelaut Amerika tewas dalam serangan 5 Januari 1945 terhadap Ommaney Bay, banyak di antaranya tenggelam bersama kapal induk tersebut.
“Ommaney Bay adalah tempat peristirahatan terakhir para pelaut Amerika yang melakukan pengorbanan terakhir untuk mempertahankan negara mereka,” kata pensiunan Laksamana Muda Samuel Cox, direktur Naval History and Heritage Command (NHHC), dalam sebuah pernyataan yang dilansir Stars and Stripes, Rabu (12/7/2023).
Baca Juga: Taiwan Tak Percaya China Mampu Tenggelamkan Kelompok Tempur Kapal Induk AS
“Penemuan ini memungkinkan keluarga dari mereka yang kehilangan sejumlah penutupan dan memberi kita semua kesempatan lain untuk mengingat dan menghormati layanan mereka kepada bangsa kita," ujarnya.
Lihat Juga :