Eks Presiden Brasil Dilarang Calonkan Diri Selama 8 Tahun
Sabtu, 01 Juli 2023 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
Bolsonaro membantah melakukan kesalahan. Berbicara kepada stasiun radio Brasil Itatiaia pada hari Jumat waktu setempat, Bolsonaro mengatakan dia berencana untuk mengajukan banding atas keputusan pengadilan tersebut.
Politisi sayap kanan itu kalah dalam pemilihan dengan selisih paling tipis dalam beberapa dekade dari Presiden saat ini Luiz Inacio Lula da Silva. Kerusuhan pada 8 Januari membuat pengunjuk rasa pro-Bolsonaro membobol gedung-gedung pemerintah di Brasilia, setelah berminggu-minggu demonstrasi atas hasil pemilu.
Kasus di Pengadilan Tinggi Pemilu dimulai dengan gugatan yang diajukan oleh Partai Buruh Demokratik Brasil terhadap Bolsonaro dan Walter Braga Netto, pasangannya dalam pemilu 2022. Namun mayoritas hakim memutuskan Braga Netto tidak bersalah.
Kasus ini bermula dari pertemuan yang diadakan Bolsonaro dengan duta besar asing pada Juli 2022, di mana dia menyebarkan informasi palsu tentang sistem pemilu Brasil dan mempertanyakan kredibilitasnya menjelang pemilu tahun lalu yang bermasalah. Pertemuan itu disiarkan langsung oleh saluran televisi resmi dan di YouTube.
Baca Juga: Topan Terjang Selatan Brasil, 11 Tewas dan 20 Hilang
YouTube menghentikan streaming langsung acara tersebut karena tidak mematuhi kebijakan platform itu soal berita palsu.
Politisi sayap kanan itu kalah dalam pemilihan dengan selisih paling tipis dalam beberapa dekade dari Presiden saat ini Luiz Inacio Lula da Silva. Kerusuhan pada 8 Januari membuat pengunjuk rasa pro-Bolsonaro membobol gedung-gedung pemerintah di Brasilia, setelah berminggu-minggu demonstrasi atas hasil pemilu.
Kasus di Pengadilan Tinggi Pemilu dimulai dengan gugatan yang diajukan oleh Partai Buruh Demokratik Brasil terhadap Bolsonaro dan Walter Braga Netto, pasangannya dalam pemilu 2022. Namun mayoritas hakim memutuskan Braga Netto tidak bersalah.
Kasus ini bermula dari pertemuan yang diadakan Bolsonaro dengan duta besar asing pada Juli 2022, di mana dia menyebarkan informasi palsu tentang sistem pemilu Brasil dan mempertanyakan kredibilitasnya menjelang pemilu tahun lalu yang bermasalah. Pertemuan itu disiarkan langsung oleh saluran televisi resmi dan di YouTube.
Baca Juga: Topan Terjang Selatan Brasil, 11 Tewas dan 20 Hilang
YouTube menghentikan streaming langsung acara tersebut karena tidak mematuhi kebijakan platform itu soal berita palsu.
Lihat Juga :