Putin Sengaja Biarkan Bos Wagner Lakukan Kudeta 24 Jam, Ini Alasannya

Selasa, 27 Juni 2023 - 09:00 WIB
loading...
Putin Sengaja Biarkan...
Presiden Rusia Vladimir Putin akui sengaja tidak menindak langsung kudeta tentara bayaran Wagner Group karena menghindari pertumpahan darah sesama orang Rusia. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin secara mengejutkan mengakui bahwa dia sengaja membiarkan tentara bayaran Wagner Group dan bosnya, Yevgeny Prigozhin, melakukan pemberontakan atau kudeta selama 24 jam pada akhir pekan lalu.

Itu disampaikan dalam pidatonya semalam. Putin mengatakan dia melakukan pembiaran selama itu untuk menghindari pertumpahan darah sesama orang Rusia, dan itu telah memperkuat persatuan nasional.

Pernyataan itu tampaknya dimaksudkan untuk menarik garis di bawah peristiwa yang dilihat oleh banyak pemimpin Barat sebagai pengungkap kerentanan rezim Putin sejak menginvasi Ukraina 16 bulan lalu.

Kelompok paramiliter Wagner, dipimpin oleh Yevgeny Prigozhin, berhasil menguasai kota Rostov-on-Don dan pusat komando militernya. Dia kemudian menggerakkan konvoi bersenjata melintasi Rusia hingga 200 km dari Moskow.

Baca Juga: Putin Marah atas Kudeta Wagner: Musuh Ingin Rusia Tercekik Perselisihan Sipil Berdarah

Namun, pada Sabtu malam, Prigozhin tiba-tiba membatalkan pemberontakan bersenjata. Media pemerintah Rusia pada keeseokan harinya melaporkan pembatalan pemberontakan itu merupakan hasil kesepakatan yang ditengahi Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

Di bawah kesepakatan, Prigozhin setuju mengakhiri pemberontakan dengan imbalan dirinya dibiarkan pergi ke pengasingan di Belarusia dan tuntutan pidananya dibatalkan oleh Moskow.

Putin mengatakan dialah yang memberi instruksi agar menghindari pertempuran sesama warga Rusia.

“Sejak awal kejadian, langkah-langkah diambil atas instruksi langsung saya untuk menghindari pertumpahan darah yang serius,” kata Putin, seperti dikutip Business Times, Selasa (27/6/2023).

“Dibutuhkan waktu, antara lain, untuk memberi mereka yang telah melakukan kesalahan kesempatan untuk sadar, untuk menyadari bahwa tindakan mereka ditolak keras oleh masyarakat, dan bahwa petualangan yang mereka ikuti memiliki konsekuensi tragis dan destruktif bagi Rusia dan negara kita," papar Putin.

Putin tidak menyebutkan nama Prigozhin, yang meminta Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Kepala Staf Umum Jenderal Valery Gerasimov, datang ke Rostov untuk berbicara dengannya. Prigozhin menyerukan agar keduanya diberhentikan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Seluruh Gaza Dibom,...
Seluruh Gaza Dibom, 210 Warga Palestina Tewas dalam 24 Jam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved