6 Petualangan Penuh Risiko yang Digemari Miliarder, Nomor 2 Butuh Dana Sebesar Rp11 Miliar

Kamis, 22 Juni 2023 - 12:25 WIB
loading...
A A A
Menurut Reuters, perusahaan Bezos memperkirakan pada tahun 2018 bahwa tiket di masa depan kemungkinan besar akan turun di kisaran USD200.000 hingga USD300.000, meskipun angka tersebut kemungkinan lebih tinggi hari ini mengingat kenaikan harga di pesaing.

Virgin Galactic, misalnya, baru-baru ini mengumumkan akan segera meluncurkan penerbangan luar angkasa komersial pertamanya, dengan harga tiket masing-masing USD450.000; dalam batch awal tiketnya, terjual selama dekade terakhir, masing-masing kursi berharga USD200.000.

Harding, yang berada di kapal selam Titanic yang hilang, juga pergi ke luar angkasa, mengikuti penerbangan luar angkasa Blue Origin tahun lalu.

Sedangkan SpaceX milik Elon Musk berharap dapat membawa manusia ke Mars pada tahun 2030.

4. Mendaki ke Puncak Everest - Rp2,9 Miliar

6 Petualangan Penuh Risiko yang Digemari Miliarder, Nomor 2 Butuh Dana Sebesar Rp11 Miliar

Foto/Reuters

Furtenbach Adventures menawarkan paket 199.000 Euro untuk perjalanan Everest. Petualangan Furtenbach.

Penggemar Gunung Everest dengan 199.000 Euro atau sekitar USD218.400, untuk cadangan, dan waktu terbatas untuk perjalanan panjang, dapat mendaftar untuk paket tiga minggu dengan perhatian ahli yang cermat dan oksigen yang lebih dari cukup.

Tetapi "Ekspedisi Tanda Tangan Everest", yang ditawarkan oleh perusahaan perjalanan Furtenbach Adventures yang berbasis di Austria, mencakup serangkaian ketentuan dan layanan membantu memastikan catatan keamanannya yang sempurna dan kemampuan yang hampir terjamin bagi klien elitnya untuk mencapai puncak.

"Dengan ekspedisi yang lebih singkat, risiko Anda lebih kecil," kata Lukas Furtenbach, pendiri Furtenbach Adventures. Perusahaan juga memiliki cabang di Lake Tahoe di AS.

"Signature Expedition" mencakup generator dan tenda yang dikirim ke rumah klien beberapa minggu sebelum perjalanan, yang dapat mensimulasikan kondisi udara dataran tinggi dari pendakian sebelumnya.

Ekpedisi dan membantu klien menyesuaikan diri bahkan sebelum mereka memulai perjalanan.

"Lebih sedikit waktu yang benar-benar dihabiskan di pegunungan juga mengurangi kemungkinan menghadapi bahaya Himalaya lainnya, seperti longsoran salju," kata Furtenbach.

"Tetapi layanan ekspedisi premium perusahaannya juga menawarkan oksigen tak terbatas," kata Furtenbach. "Everest dan dataran tinggi adalah lingkungan yang berbahaya, mirip dengan kapal selam yang pergi ke Titanic," katanya. "Kamu biasanya memiliki oksigen untuk waktu yang terbatas."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Benarkah Pelayan Cantik...
Benarkah Pelayan Cantik Ini Perwira Elite China yang Memata-matai Elon Musk?
Saat Perang Iran dan...
Saat Perang Iran dan Krisis Global, 89 Miliarder Baru Muncul Setiap Hari
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved