Rusia Sentil Keras AS-NATO: Kekuatan Nuklir Berada di Jalur Bentrokan Langsung!
Kamis, 22 Juni 2023 - 08:20 WIB
loading...
Rusia sebut kebijakan agresif AS dan NATO dalam perang Ukraina bisa menyebabkan bentrokan langsung antara kekuatan nuklir dunia. Foto/REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Rusia menyentil keras apa yang mereka sebut sebagai kebijakan agresif Amerika Serikat (AS) dan NATO dalam perang di Ukraina. Moskow sebut kebijakan agresif itu membuat kekuatan nuklir berada di jalur bentrokan langsung.
“Bahaya terbesar adalah bahwa dengan kebijakan agresif yang menimbulkan kekalahan strategis pada Rusia dalam konflik Ukraina, mereka telah memprovokasi diri mereka sendiri, AS dan NATO terus meningkatkan pertaruhan dan semakin terseret ke dalam konfrontasi militer,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova seperti dikutip kantor berita TASS, Kamis (22/6/2023).
"Jelas bahwa kebijakan seperti itu, yang kami anggap sembrono, mampu mengarah pada bentrokan bersenjata langsung antara kekuatan nuklir,” lanjut diplomat perempuan tersebut.
Baca Juga: Kata Vladimir Putin, Rusia Segera Kerahkan Rudal Nuklir Sarmat
"Saya pikir tidak perlu menjelaskan sekali lagi esensi dari strategis risiko yang muncul dalam hubungan ini dan potensi bencana alam dari perkembangan peristiwa lebih lanjut sesuai dengan skenario terburuk," paparnya.
Zakharova mengatakan bahwa Rusia sepenuhnya menyadari keseriusan situasi dan secara sistematis mengirimkan sinyal serius ke negara-negara Barat.
"Masalahnya, bagaimanapun, adalah bahwa Barat hanya terobsesi dengan histeria anti-Rusia dan perang hibrida total melawan negara kami. Itu tidak menunjukkan keinginan untuk memahami posisi kami secara memadai," kata Zakharova.
“Bahaya terbesar adalah bahwa dengan kebijakan agresif yang menimbulkan kekalahan strategis pada Rusia dalam konflik Ukraina, mereka telah memprovokasi diri mereka sendiri, AS dan NATO terus meningkatkan pertaruhan dan semakin terseret ke dalam konfrontasi militer,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova seperti dikutip kantor berita TASS, Kamis (22/6/2023).
"Jelas bahwa kebijakan seperti itu, yang kami anggap sembrono, mampu mengarah pada bentrokan bersenjata langsung antara kekuatan nuklir,” lanjut diplomat perempuan tersebut.
Baca Juga: Kata Vladimir Putin, Rusia Segera Kerahkan Rudal Nuklir Sarmat
"Saya pikir tidak perlu menjelaskan sekali lagi esensi dari strategis risiko yang muncul dalam hubungan ini dan potensi bencana alam dari perkembangan peristiwa lebih lanjut sesuai dengan skenario terburuk," paparnya.
Zakharova mengatakan bahwa Rusia sepenuhnya menyadari keseriusan situasi dan secara sistematis mengirimkan sinyal serius ke negara-negara Barat.
"Masalahnya, bagaimanapun, adalah bahwa Barat hanya terobsesi dengan histeria anti-Rusia dan perang hibrida total melawan negara kami. Itu tidak menunjukkan keinginan untuk memahami posisi kami secara memadai," kata Zakharova.
Lihat Juga :