Joe Biden Sebut Presiden China Seorang Diktator

Rabu, 21 Juni 2023 - 12:55 WIB
loading...
Joe Biden Sebut Presiden...
Presiden AS Joe Biden menyebut Presiden China sebagai diktator. FOTO/Reuters
A A A
CALIFORNIA - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Selasa (20/6/2023) menyebut Xi Jinping seorang diktator, sehari setelah diplomat tinggi AS Antony Blinken mengunjungi Beijing untuk menstabilkan hubungan bilateral yang menurut China berada pada titik terendah.

Biden juga mengatakan, Xi sangat malu ketika balon mata-mata China yang dicurigai diterbangkan di atas wilayah udara AS awal tahun ini. Biden membuat komentar pribadi tentang pemimpin China itu ketika Blinken mengatakan pada awal pekan, bahwa "bab" itu harus ditutup.

Baca juga: Biden: Hubungan AS-China di Jalur Benar setelah Kunjungan Blinken ke Beijing

Tidak jelas mengapa Biden membuat komentar tentang Xi - pemimpin China yang paling kuat sejak Mao Zedong setelah dia mendapatkan masa jabatan ketiga yang memecahkan preseden sebagai presiden dan kepala Partai Komunis.

"Alasan mengapa Xi Jinping menjadi sangat kesal ketika saya menembak jatuh balon itu dengan dua mobil boks yang penuh dengan peralatan mata-mata di dalamnya adalah dia tidak tahu itu ada di sana," kata Biden pada penggalangan dana di California, seperti dikutip dari Reuters.

"Itu sangat memalukan bagi para diktator. Ketika mereka tidak tahu apa yang terjadi. Itu tidak seharusnya terjadi. Itu meledak," tambah Biden. Biden juga mengatakan China "mengalami kesulitan ekonomi yang nyata."

Xi, yang bertemu dengan Blinken pada hari Senin, belum secara terbuka menanggapi komentar Biden tetapi komentar itu tidak mungkin diterima dengan baik di Beijing dan dapat membahayakan upaya kedua negara untuk mengembalikan hubungan mereka ke pijakan yang lebih stabil setelah insiden balon.

Baca juga: Bersua Jinping, Blinken Tegaskan AS Tidak Dukung Taiwan Merdeka

Sebelumnya, Blinken dan Xi setuju dalam pertemuan mereka untuk menstabilkan persaingan sengit antara Washington dan Beijing sehingga tidak mengarah ke konflik, tetapi gagal menghasilkan terobosan apa pun selama kunjungan menteri luar negeri yang jarang ke China.

Mereka setuju untuk melanjutkan keterlibatan diplomatik dengan lebih banyak kunjungan pejabat AS dalam beberapa minggu dan bulan mendatang. Biden kemudian mengatakan pada hari Selasa bahwa utusan iklim AS John Kerry mungkin akan segera pergi ke China.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved