Tak Mau Kalah dari Iran, Israel Bikin Sistem Pencegat Rudal Hipersonik
Kamis, 15 Juni 2023 - 12:34 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan tidak dapat memberikan timeline kapan rudal pencegat itu akan siap digunakan tetapi mengatakan akan melakukan uji terbang pertama dalam waktu dekat.
Berbicara kepada wartawan, Yuval Steinitz, chairman Rafael, mengatakan perusahaan telah mengidentifikasi potensi ancaman rudal hipersonik beberapa tahun lalu dan memulai usaha penelitian dan pengembangan.
“Kami mengikuti perkembangan dan ancaman yang muncul dalam konteks keamanan saat ini dan sedang mengembangkan sistem pertahanan tercanggih,” ujarnya.
Steinitz mencatat bahwa sistem pertahanan udara jarak menengah David Sling—sudah digunakan oleh militer Israel—secara teknis dapat menangani rudal hipersonik, tetapi mengatakan sistem baru dirancang khusus untuk melawan ancaman itu.
“Projek Sky Sonic adalah pengembangan yang inovatif dan unik dari jenisnya untuk ancaman senjata hipersonik,” katanya.
Senjata hipersonik, yang terbang dengan kecepatan melebihi Mach 5, atau lima kali kecepatan suara, dapat menimbulkan tantangan serius bagi sistem pertahanan rudal karena kecepatan dan kemampuan manuvernya.
Iran menggambarkan rudal barunya, Fattah, mampu mencapai Mach 15.
Berbicara kepada wartawan, Yuval Steinitz, chairman Rafael, mengatakan perusahaan telah mengidentifikasi potensi ancaman rudal hipersonik beberapa tahun lalu dan memulai usaha penelitian dan pengembangan.
“Kami mengikuti perkembangan dan ancaman yang muncul dalam konteks keamanan saat ini dan sedang mengembangkan sistem pertahanan tercanggih,” ujarnya.
Steinitz mencatat bahwa sistem pertahanan udara jarak menengah David Sling—sudah digunakan oleh militer Israel—secara teknis dapat menangani rudal hipersonik, tetapi mengatakan sistem baru dirancang khusus untuk melawan ancaman itu.
“Projek Sky Sonic adalah pengembangan yang inovatif dan unik dari jenisnya untuk ancaman senjata hipersonik,” katanya.
Senjata hipersonik, yang terbang dengan kecepatan melebihi Mach 5, atau lima kali kecepatan suara, dapat menimbulkan tantangan serius bagi sistem pertahanan rudal karena kecepatan dan kemampuan manuvernya.
Iran menggambarkan rudal barunya, Fattah, mampu mencapai Mach 15.
Lihat Juga :