Sukses Rontokkan Rudal Rusia, Raytheon Siapkan 5 Sistem Patriot untuk Ukraina
Selasa, 13 Juni 2023 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya diumumkan bahwa Raytheon Technologies berencana untuk meningkatkan produksi sistem pertahanan udara Patriot menjadi 12 sistem per tahun.
Perusahaan itu mengatakan bahwa pada 4 Mei 2023, sistem pertahanan udara MIM-104 Patriot menembak jatuh rudal hipersonik Kh-47M2 Kinzhal Rusia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Namun, klaim tersebut dibantah Rusia.
Perusahaan itu juga mengatakan bahwa pada 16 Mei 2023, sistem Patriot menembak jatuh 6 rudal hipersonik selama serangan massal gabungan, mengeklaim bahwa mitos kekebalan senjata semacam itu telah dihancurkan.
Perusahaan itu mengatakan bahwa pada 4 Mei 2023, sistem pertahanan udara MIM-104 Patriot menembak jatuh rudal hipersonik Kh-47M2 Kinzhal Rusia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Namun, klaim tersebut dibantah Rusia.
Perusahaan itu juga mengatakan bahwa pada 16 Mei 2023, sistem Patriot menembak jatuh 6 rudal hipersonik selama serangan massal gabungan, mengeklaim bahwa mitos kekebalan senjata semacam itu telah dihancurkan.
Spesifikasi Sistem Rudal MIM-104 Patriot
Berat: 914 kg (PAC-1/PAC-2), 312 kg (PAC-3), 373 kg (PAC-3 MSE)
Panjang: 5.310 mm (PAC-1/PAC-2), 5.200 mm (PAC-3), 4.826 mm (PAC-3 MSE), 4.600 mm (PAAC-4)
Diameter: 410 mm (PAC-1/PAC-2), 255 mm (PAC-3), 300 mm (PAC-3 MSE)
Lebar Sayap: 850 mm (PAC-1/PAC-2), 510 mm (PAC-3), 920 mm (PAC-3 MSE)
Berat hulu ledak: 90 kg
Bahan bakar: solid rocket engine
Jangkauan operasional: 90 km (PAC-1), 160 km (PAC-2), 30 km (PAC-3), 60 km (PAC-3 MSE)
Ketinggian target: 24.200 m
Kecepatan maksimum: Mach 2,8 (PAC-1), Mach 4,1 (PAC-2/PAC-3)
Platform: Semi-trailer seluler dengan 4 atau 16 kontainer peluncuran
(mas)
Lihat Juga :