Vladimir Putin: Rusia Kerahkan Senjata Nuklir ke Belarusia 7 Juli!
Sabtu, 10 Juni 2023 - 03:44 WIB
loading...
A
A
A
Masih belum jelas di mana hulu ledak nuklir Rusia—yang akan tetap berada di bawah kendali Rusia—akan dikerahkan di Belarusia.
Putin, yang merupakan pembuat keputusan akhir dalam setiap peluncuran serangan nuklir, mengatakan rudal balistik jarak pendek mobile Iskander, yang dapat mengirimkan hulu ledak nuklir, telah diserahkan ke Belarusia.
Sumber Rusia mengatakan rudal Iskander memiliki jangkauan 500 km (310 mil).
Belarusia mengatakan pesawat Su-25 telah diadaptasi untuk membawa hulu ledak nuklir. Jet Sukhoi-25 memiliki jangkauan hingga 1.000 km (620 mil).
Jika senjata diluncurkan dari pangkalan udara utama Belarusia di luar Minsk, kendaraan pengiriman itu berpotensi menjangkau hampir seluruh Eropa timur—termasuk sejumlah anggota NATO—serta kota-kota seperti Berlin dan Stockholm.
Setelah Soviet runtuh pada tahun 1991, Amerika Serikat melakukan upaya besar untuk mengembalikan senjata nuklir Soviet yang ditempatkan di Belarusia, Ukraina, dan Kazakhstan ke Rusia--yang mewarisi persenjataan nuklir Uni Soviet.
Putin telah berulang kali mengangkat masalah hulu ledak nuklir taktis B61 AS yang dikerahkan di pangkalan-pangkalan di Belgia, Belanda, Jerman, Italia, dan Turki. Moskow juga tidak senang dengan upgrade dari B61, yang pertama kali diuji di Nevada tak lama setelah Krisis Rudal Kuba.
Putin, yang merupakan pembuat keputusan akhir dalam setiap peluncuran serangan nuklir, mengatakan rudal balistik jarak pendek mobile Iskander, yang dapat mengirimkan hulu ledak nuklir, telah diserahkan ke Belarusia.
Sumber Rusia mengatakan rudal Iskander memiliki jangkauan 500 km (310 mil).
Belarusia mengatakan pesawat Su-25 telah diadaptasi untuk membawa hulu ledak nuklir. Jet Sukhoi-25 memiliki jangkauan hingga 1.000 km (620 mil).
Jika senjata diluncurkan dari pangkalan udara utama Belarusia di luar Minsk, kendaraan pengiriman itu berpotensi menjangkau hampir seluruh Eropa timur—termasuk sejumlah anggota NATO—serta kota-kota seperti Berlin dan Stockholm.
Setelah Soviet runtuh pada tahun 1991, Amerika Serikat melakukan upaya besar untuk mengembalikan senjata nuklir Soviet yang ditempatkan di Belarusia, Ukraina, dan Kazakhstan ke Rusia--yang mewarisi persenjataan nuklir Uni Soviet.
Putin telah berulang kali mengangkat masalah hulu ledak nuklir taktis B61 AS yang dikerahkan di pangkalan-pangkalan di Belgia, Belanda, Jerman, Italia, dan Turki. Moskow juga tidak senang dengan upgrade dari B61, yang pertama kali diuji di Nevada tak lama setelah Krisis Rudal Kuba.
(mas)
Lihat Juga :